Kabar BUMN — Upaya pembenahan keterbukaan informasi yang dijalankan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kini membuahkan hasil penting.
Setelah selama tiga tahun berturut-turut berada di kategori Tidak Informatif, ASDP berhasil menorehkan lompatan besar dengan meraih predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Pusat (KIP).
Perolehan skor 94,92 menjadi penanda kuat adanya perubahan menyeluruh dalam sistem pengelolaan informasi perusahaan.
Baca Juga: Lulusan SMA/SMK Berpeluang Gabung PT MUM sebagai Resepsionis, Penempatan Kerja Hanya di Kota Ini
Pengumuman penghargaan tersebut disampaikan dalam agenda resmi di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Senin (11/12).
Melalui capaian ini, ASDP tercatat sebagai salah satu BUMN yang dinilai konsisten menerapkan prinsip transparansi serta akuntabilitas secara terstruktur dan berkelanjutan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa pencapaian ini lebih dari sekadar keberhasilan administratif.
Baca Juga: Pesona Curug Omas, Air Terjun Hijau di Kawasan Tahura Djuanda
Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan komitmen bersama seluruh insan perusahaan dalam membangun kepercayaan publik lewat keterbukaan informasi yang terus dijaga.
“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas kinerja ASDP, tetapi juga menjadi amanah bagi kami untuk terus menghadirkan pengelolaan informasi yang semakin terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Transparansi adalah fondasi layanan publik yang dipercaya,” ujar Heru.
Berdasarkan hasil akhir penilaian KIP, ASDP mampu melakukan percepatan signifikan hanya dalam kurun satu tahun, beranjak dari kategori Tidak Informatif ke tingkat Informatif.
Baca Juga: PLN NP Siaga Terus Menyalurkan Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Capaian tersebut sekaligus mencerminkan keberhasilan reformasi internal dalam tata kelola informasi publik, mencakup aspek kebijakan, penguatan sistem, hingga pembentukan budaya kerja yang lebih terbuka.
Dalam pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025, KIP mengevaluasi sebanyak 387 badan publik di seluruh Indonesia.