Ruang lingkup kerja sama strategis ini meliputi penjajakan pembangunan SKKL SUB-2 dengan memanfaatkan rencana teknis serta perizinan yang telah disiapkan.
Baca Juga: 280 Anak Ikuti Khitanan Massal PHR Bersama Masjid Agung Ushuluddin, Tebar Kepedulian di Duri
Pendekatan kolaboratif tersebut dipandang mampu memberikan manfaat yang lebih optimal dibandingkan skema pembangunan jaringan secara terpisah.
Sebelumnya, sebagai dasar pertukaran informasi pada tahap penjajakan, Telkom dan CCSI telah menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 21 Maret 2025.
Pada kesempatan yang sama, President Director CCSI Peter Djatmiko menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan infrastruktur telekomunikasi nasional.
Baca Juga: Pulang Pergi Bersama DAMRI Lebih Hemat Cuma Bayar 95%, Nikmati Promonya untuk Seluruh Rute AKAP
“Penandatanganan Nota Kesepahaman hari ini menjadi langkah awal dalam rencana pembangunan jaringan kabel laut yang menghubungkan Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan melalui skema joint operation dan joint investment.
Kami mengapresiasi kepercayaan Telkom untuk berkolaborasi dengan CCSI dalam inisiatif strategis ini, yang tidak hanya mendorong efisiensi investasi dan operasional bagi kedua pihak, tetapi juga diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas digital nasional,” ujar Peter.
Ke depannya, Telkom dan CCSI akan melanjutkan pembahasan teknis operasional serta aspek komersial secara lebih mendalam guna merealisasikan potensi kerja sama tersebut.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah 2026, Total Ada 17 Hari Libur Nasional
Langkah ini diharapkan memastikan pengembangan jaringan SKKL SUB-2 mampu memberikan manfaat optimal bagi para pemangku kepentingan, masyarakat luas, serta kemajuan ekosistem digital nasional. ***