rilis-bumn

TelkomGroup Perkuat Penanganan Bencana di Sumatra dengan Bantuan Kemanusiaan dan Internet Satelit

Rabu, 17 Desember 2025 | 20:30 WIB
TelkomGroup salurkan bantuan Rp2,3 miliar dan aktifkan 13 titik internet satelit untuk mempercepat pemulihan pasca bencana di Sumatra. (Dok. Telkom)

a

Kabar BUMN - TelkomGroup menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung pemulihan pasca bencana longsor dan banjir bandang di Sumatra.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bantuan kemanusiaan dan konektivitas digital terus digulirkan untuk masyarakat terdampak.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemulihan infrastruktur dan koordinasi layanan publik di wilayah terdampak.

Baca Juga: Tak Harus Mahal, Ini Ide Kado Hari Ibu yang Penuh Makna

Hingga 15 Desember 2025, total bantuan yang disalurkan TelkomGroup mencapai Rp2,311 miliar.

Distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, pengurus tempat ibadah, relawan, rumah sakit, layanan publik, dan posko pengungsian agar tepat sasaran.

Bantuan yang diberikan mencakup sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, logistik, hingga pembangunan dapur umum yang kini dimanfaatkan di lebih dari 25 titik pengungsian di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baca Juga: Program Magang Account Executive di Jakarta Pusat, Terbuka untuk Semua Jurusan

Dukungan konektivitas menjadi fokus TelkomGroup melalui penyediaan internet satelit dari PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat).

Sejak bencana terjadi, layanan internet satelit dipasang di 13 lokasi terdampak, terdiri dari 6 titik di Aceh, 5 titik di Sumatra Utara, dan 2 titik di Sumatra Barat.

Kehadiran layanan ini ditujukan untuk mendukung koordinasi penanganan bencana, operasional posko pengungsian, dan komunikasi masyarakat serta relawan.

Baca Juga: Elnusa Dukung Diplomasi Energi Internasional lewat Kunjungan Wakil Menteri Perminyakan Irak

“Penanganan bencana membutuhkan dukungan lintas fungsi yang bergerak cepat dan terkoordinasi."

"Dari sisi infrastruktur jaringan, Telkom memastikan konektivitas tetap tersedia untuk mendukung operasional posko, komunikasi antar relawan, serta layanan publik di wilayah terdampak."

Halaman:

Tags

Terkini