"Pertamina memohon pengertian masyarakat, karena seluruh upaya ini dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keberlangsungan distribusi," imbuh Fahrougi.
Ia menambahkan bahwa Pertamina akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, aparat setempat, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Upaya tersebut dilakukan agar penyaluran BBM tetap berjalan secara bertahap dengan fokus pada sektor-sektor prioritas, seperti kelistrikan, layanan publik, kendaraan evakuasi, serta alat berat untuk perbaikan infrastruktur.
Langkah distribusi energi ini menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus mencerminkan kehadiran keluarga besar BUMN Peduli yang bergerak cepat dan bersinergi dengan masyarakat agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Sebagai perusahaan yang memimpin transisi energi nasional, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong berbagai program yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh langkah tersebut selaras dengan transformasi Pertamina yang berfokus pada penguatan tata kelola, peningkatan pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan kepedulian lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional, serta berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/. ***