“Cabang Tanjung Priok merupakan fondasi utama pencapaian throughput nasional.
Baca Juga: Kolaborasi Danantara dan BUMN Perkuat Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana Aceh
"Kami terus meningkatkan layanan multipurpose melalui optimalisasi produktivitas, penerapan sistem digital PTOS-M dan pemutakhiran fasilitas.
"Didukung SDM yang tersertifikasi, kami yakin Tanjung Priok akan terus menjadi rujukan operasional di industri kepelabuhanan,” tegas Indra.
Selain capaian throughput, Cabang Tanjung Priok juga membukukan peningkatan signifikan dalam produktivitas bongkar muat.
Baca Juga: Night at Ragunan: Alternatif Liburan Akhir Tahun yang Seru di Jakarta
Perbaikan ini berkontribusi langsung terhadap kinerja konsolidasi PTP Nonpetikemas dan sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang efisien, aman, dan kompetitif.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Priok sebagai simpul utama distribusi logistik nasional.
Dalam operasionalnya, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok melayani beragam komoditas.
Baca Juga: PLN Inovatif Pulihkan Listrik Aceh, Crane Disulap Jadi Tower Darurat
Untuk curah kering, komoditas yang ditangani meliputi pasir, semen, gula, sulfur, dan garam.
Pada segmen curah cair, layanan mencakup CPO, RBD Olein, RBD Stearin, hingga PFAD (Palm Fatty Acid Distillate).
Sementara itu, general cargo mencakup gypsum, scrap iron, plywood, coil, kendaraan, heavy equipment, produk baja, serta berbagai komoditas lainnya.***