rilis-bumn

Cuaca Berpotensi Ekstrem Selama Nataru, ASDP Minta Pengguna Jasa Atur Perjalanan dengan Cermat

Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:45 WIB
Menghadapi lonjakan perjalanan Nataru, ASDP menegaskan pentingnya kesiapan penumpang dan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub Dudy menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan merupakan prioritas tertinggi dalam penyelenggaraan angkutan Nataru, seiring tingginya potensi pergerakan masyarakat.

Baca Juga: Kantor Garuda Indonesia Cabang Biak, Papua Sedang Buka Loker Security, Simak Persyaratannya

“Berdasarkan hasil survei, diperkirakan sebanyak 119,5 juta orang akan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, aspek keselamatan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak,” ujar Menhub.

Menhub juga menekankan empat fokus utama penyelenggaraan angkutan Nataru, yaitu keselamatan dan keamanan, sinergi dan kolaborasi lintas sektor, perhatian terhadap detail operasional, serta kesiapsiagaan menghadapi ketidakpastian dan kondisi darurat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap arahan tersebut, ASDP menyiagakan 1.197 personel di Pelabuhan Merak dan 786 personel di Pelabuhan Bakauheni, serta memperkuat koordinasi dengan TNI/Polri, KSOP, BPTD, INFA, GAPASDAP, dan BMKG guna memastikan layanan penyeberangan berjalan aman, tertib, dan terkendali selama periode Nataru.

Baca Juga: Siap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru, ITDC Pastikan Layanan Prima di Tiga Destinasi Unggulan

Ujicoba Face Recognition

Di samping penguatan aspek keselamatan, ASDP juga melakukan ujicoba terbatas layanan face recognition bagi penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Merak dan Bakauheni selama periode Nataru.

Ujicoba ini belum bersifat wajib (mandatory) dan dilaksanakan sebagai latihan, khususnya untuk menghadapi periode layanan Angkutan Lebaran mendatang.

Baca Juga: Jadi Penopang Utama PTP Nonpetikemas, PTP Cabang Tanjung Priok Lampaui Target RKAP

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa ujicoba ini bertujuan menguji kesiapan sistem dan alur layanan pada periode padat.

“Ujicoba ini menjadi bagian dari pembelajaran operasional agar ke depan, khususnya pada Angkutan Lebaran 2026, layanan dapat diterapkan dengan lebih matang, nyaman, dan tetap mengedepankan keselamatan,” jelas Windy.

Dengan kewaspadaan cuaca, kesiapan personel, serta peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap dan terukur, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, tertib, dan bertanggung jawab bagi masyarakat selama periode Nataru.***

Halaman:

Tags

Terkini