Kabar BUMN - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan delegasi Kementerian Perminyakan Irak yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Perminyakan Republik Irak.
Kunjungan delegasi ke Jakarta dan Bali ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama internasional di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas).
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, beserta jajarannya bertemu langsung dengan Deputy Minister of Upstream Affairs Ministry of Oil, Basim M. Khudhair, dan timnya.
Baca Juga: 9 Tempat Wisata Gratis di Kuala Lumpur, Bikin Liburan ke Malaysia Jadi Lebih Hemat
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut inisiasi dari PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) di Bali pada 17 Desember 2025, yang juga dihadiri Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha dan Komisaris PIEP Julius Wiratno.
Menindaklanjuti pertemuan sebelumnya di Basrah, Irak pada 10 September 2025, dimana Avep Disasmita diterima oleh Presiden Iraqi Drilling Company Hassan Mohammed, Pertamina Drilling melakukan presentasi dan diskusi terkait dukungan dan upaya perusahaan dalam mendukung aktivitas blok minyak di Irak.
Kunjungan ini menjadi bagian dari penjajakan peluang kerja sama strategis di sektor migas.
Dalam kesempatan ini, Pertamina Drilling kembali menegaskan komitmennya untuk ekspansi ke Irak dengan memaparkan portofolio bisnisnya.
Portofolio tersebut mencakup penyediaan material dan jasa pengeboran dengan teknologi terkini, hingga layanan pengeboran terintegrasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Pertamina Drilling juga menawarkan layanan pengeboran seperti directional drilling, drilling rental tools, cementing, rig services, mobile learning unit, fishing, serta layanan teknis lainnya yang mendukung kegiatan eksplorasi dan produksi migas.
Baca Juga: Jelang Nataru 2025/2026, KAI Services All Out Siagakan 10 Ribu Personel dan Siapkan Layanan Prima
“Kami melihat Irak sebagai salah satu kawasan strategis dengan potensi besar di sektor hulu migas. Pertamina Drilling siap berkontribusi melalui pengalaman, teknologi, dan kapabilitas yang Pertamina Drilling miliki,” ujar Avep dalam pertemuan tersebut.
Kunjungan ini turut dihadiri pejabat Kementerian Perminyakan Irak, termasuk Basim M. Khudhair, Hassan Mohammed Hassan, Basim Taher Abed, Kareem Yasir, dan Dr. Ousama Rouf. Sementara dari jajaran Pertamina Drilling hadir Jufrihadi, Firmansyah Arifin, Afriansyah, serta Eka Mardiyanti.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pertamina Drilling aktif mendorong ekspansi bisnis ke pasar internasional, khususnya Timur Tengah, sebagai strategi pertumbuhan dan penguatan daya saing di industri jasa pengeboran migas global.