rilis-bumn

Hadapi Musim Barat, PHE OSES Perkuat Budidaya Ikan Kepulauan Seribu

Senin, 22 Desember 2025 | 14:30 WIB
PHE OSES menghadirkan inovasi pakan alternatif berbasis maggot untuk membantu pembudidaya ikan menghadapi tantangan musim barat.

Kabar BUMN — Musim barat menjadi tantangan tersendiri bagi pembudidaya ikan di Kepulauan Seribu karena angin kencang dan gelombang tinggi membuat pasokan ikan rucah sebagai pakan alternatif sulit diperoleh.

Kondisi ini diperparah dengan kenaikan harga pakan pabrikan yang berdampak pada meningkatnya biaya produksi.

Untuk menjawab persoalan tersebut, PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) melalui program pemberdayaan masyarakat menggelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Mandiri dari Maggot serta Manajemen Usaha Budidaya Maggot.

Baca Juga: PT Mitra Utama Madani Buka Lowongan Staf Sosial Media, Penempatan Jakarta Selatan

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Palugada ini dilaksanakan pada 22–23 November 2025 di Ruang Aula Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka.

Melalui Program Palugada, PHE OSES mendorong pemanfaatan maggot sebagai sumber pakan alternatif yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.

Bagi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kerapu Cantik di Kelurahan Pulau Panggang, maggot kini menjadi solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha budidaya ikan.

Baca Juga: PHE OSES Bangun 10 Gazebo di Pantai Kerang Mas, Perkuat Fasilitas Wisata Pesisir Lampung Timur

Sebanyak 25 peserta yang terdiri atas anggota Pokdakan Kerapu Cantik, Bank Benih Wisata Bahari, serta pengelola Bank Sampah Pulau Panggang mengikuti pelatihan ini dengan antusias.

Kegiatan dibuka oleh Lurah Kelurahan Pulau Panggang, Jamaludin, yang mengapresiasi kolaborasi lintas pihak dalam mendukung pembudidaya lokal.

“Saya sangat mengapresiasi Program Palugada melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh PHE OSES, berkolaborasi dengan Sudin KPKP, KKP, dan IPB.

Baca Juga: Pertamina NRE dan Kemenkop Luncurkan PLTS KDKMP Pertama, Siap Terangi Pulau Sembur

"Harapan saya, pelatihan ini dapat membantu menyelesaikan salah satu permasalahan utama pembudidaya ikan di Pulau Panggang, yaitu tingginya harga pakan. Semoga hasil pelatihan ini dapat langsung dipraktikkan oleh para pembudidaya,” ujar Jamaludin.

Pelatihan ini menghadirkan para narasumber berpengalaman, yakni Dr Melta Rini dan Marjono dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Dr Ichsan dan Madyusi dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Halaman:

Tags

Terkini