rilis-bumn

Danantara Indonesia dan PLN Perkuat Sinergi Investasi EBT untuk Dorong Energi Bersih dan Lapangan Kerja Hijau

Rabu, 24 Desember 2025 | 06:00 WIB
Danantara Indonesia dan PLN menandatangani HoA untuk menjajaki investasi EBT, mendukung transisi energi, swasembada energi, dan penciptaan lapangan kerja hijau. (Dok. Danantara)

Kabar BUMN — Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) resmi menandatangani Head of Agreement (HoA) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Kesepakatan ini ditujukan untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air.

Dalam kerja sama strategis tersebut, DIM akan menjajaki peluang investasi pada proyek pembangkit listrik berbasis EBT yang dikembangkan anak usaha PLN, yakni PLN Nusantara Renewables (PLN NR) dan PLN Indonesia Power Renewables (PLN IPR).

Baca Juga: Tak Harus Keluar Rumah, Ini Ide Seru Merayakan Malam Tahun Baru 2025

Sebagai sovereign fund dengan mandat ganda, Danantara Indonesia menjalankan peran investasi yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan transisi menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan, sektor energi baru terbarukan menjadi salah satu fokus utama investasi Danantara Indonesia.

Pengembangan EBT dinilai memiliki multiplier effect yang luas, mulai dari perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan ketahanan energi nasional, hingga pembukaan lapangan kerja hijau.

Baca Juga: Poin Festival Telkomsel 2025 Segera Berakhir, Pelanggan Masih Berpeluang Menang Hadiah Fantastis

Di sisi lain, PLN sebagai penyedia listrik nasional yang mengedepankan prinsip keberlanjutan memiliki visi yang sejalan dalam mendorong transisi energi di Indonesia.

PLN terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kapasitas pembangkit EBT secara bertahap dan terukur.

Upaya ini sejalan dengan target penguatan bauran energi bersih serta penurunan emisi sebagaimana tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang disusun Pemerintah.

Baca Juga: 4 Kota di Tiongkok yang Tampak Semakin Memesona di Musim Dingin Karena Tumpukan Saljunya

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyampaikan bahwa Danantara Indonesia hadir sebagai institusi investasi strategis dengan orientasi jangka panjang.

Ia menilai kerja sama ini memiliki peran penting dalam mendukung target swasembada energi nasional sekaligus merespons urgensi perubahan iklim.

Halaman:

Tags

Terkini