Kabar BUMN — PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya, resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 MW di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa (23/12).
Kehadiran pembangkit ini menambah pasokan listrik untuk wilayah Banda Aceh guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pascabencana sekaligus antisipasi meningkatnya kebutuhan listrik menjelang Natal, Tahun Baru, dan Bulan Ramadan.
Baca Juga: Promo DAMRI Pulang Pergi: Hemat Perjalanan AKAP Akhir Tahun, Simak Keberangkatannya!
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTD Krueng Raya merupakan bagian dari langkah PLN untuk memastikan pemulihan kelistrikan di Banda Aceh berlangsung tuntas dan berkelanjutan pascabencana.
“Kehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal,” ujar Darmawan.
Darmawan menambahkan, keberhasilan pengoperasian pembangkit ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim PLN di lapangan yang bekerja siang dan malam, serta dukungan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam proses pemulihan.
Baca Juga: Bekas Area Tambang di Sumatra yang Diubah Menjadi Tempat Wisata Alam dan Sejarah
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terus bersinergi dengan PLN, sehingga progres recovery bisa berjalan baik. PLN akan terus memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,” imbuh Darmawan.
Sementara itu Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya 32 MW.
Baca Juga: Inovasi CEOR Lapangan Minas PHR Dorong Optimalisasi Produksi dan Ketahanan Energi Nasional
Listrik ini dipasok oleh PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW dan backup pasokan dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW yang terdiri dari 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya.
“Dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, sistem kelistrikan di Banda Aceh kini memiliki cadangan yang lebih kuat, didukung oleh PLTD Lueng Bata existing dan backup dari 2 lokasi PLTD dari PLN Nusa Daya, sehingga keandalan layanan dapat lebih terjamin bagi masyarakat,” jelasnya.