Secara keseluruhan, PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak mengelola empat area terminal nonpetikemas di Kalimantan Barat, yakni Kawasan Dwikora, Pelabuhan Perintis Sintete, Ketapang, dan Kawasan Kijing.
Baca Juga: PHR Tingkatkan Daya Saing SDM Siak Lewat VOKASIAK, Pelatihan untuk Cetak Teknisi AC Terampil
Berbagai komoditas general cargo seperti karet, bungkil, dan plywood turut ditangani di pelabuhan-pelabuhan tersebut.
Terminal Kijing sendiri melayani aneka kargo nonpetikemas, mulai dari CPO dan turunannya, batubara, pupuk, palm kernel, karung beras, hingga produk perkayuan.
Didukung oleh hinterland Kalimantan Barat yang kuat sebagai sentra produksi CPO nasional, wilayah ini memiliki potensi besar untuk pertumbuhan volume kargo ke depan.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Jadi Destinasi Wisata Nataru, Pengunjung Bisa Jajal Langsung Lintasan Balap Dunia
Langkah realokasi aset dari pelabuhan lain dalam jaringan SPMT juga menjadi strategi pemanfaatan aset idle sekaligus wujud sinergi antarunit, yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja operasional dan kualitas layanan bagi pengguna jasa.
Implementasi TJSL di Terminal Kijing
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, PTP Nonpetikemas menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar Terminal Kijing.
Baca Juga: IPA Rantau Kembali Beroperasi, Hutama Karya Bantu Pemulihan Air Bersih di Aceh Tamiang
Program ini difokuskan pada pemberdayaan UMKM, pengembangan pendidikan, serta dukungan sosial bagi masyarakat, dengan pendekatan penciptaan nilai bersama (creating shared value/CSV).
Dua program utama yang dijalankan meliputi PTP EduPort Magang Berkarya & Inovasi Bersama dan Program Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Harian.
PTP EduPort Magang Berkarya & Inovasi Bersama melibatkan mahasiswa Universitas Tanjungpura dan Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam pembelajaran operasional serta pengembangan ide inovatif.
Baca Juga: Stasiun Baru di Tangerang, Jatake Siap Beroperasi Januari 2026
Sementara Program Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Harian membekali tenaga kerja lokal dengan sertifikasi BNSP di bidang curah cair, curah kering, dan general cargo.
“Penguatan kapasitas SDM melalui inovasi dan sertifikasi menjadi fondasi penting bagi keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional perusahaan serta kepedulian bagi masyarakat,” tambah Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami.