rilis-bumn

Arus Balik Akhir Tahun Menguat, ASDP Catat Lonjakan Jumlah Truk dan Bus di Penyeberangan Sumatera–Jawa

Selasa, 30 Desember 2025 | 18:30 WIB
Arus balik akhir tahun meningkat di lintasan Sumatera–Jawa, ASDP catat lonjakan truk, bus, dan penumpang jelang 2026. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - Denyut arus balik libur akhir tahun mulai terasa di lintasan penyeberangan Sumatera–Jawa.

Menjelang pergantian tahun, pergerakan bus dan truk logistik dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa menunjukkan tren peningkatan yang konsisten.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, pada Senin (30/12) atau H+4 Hari Raya Natal, sebanyak 3.278 unit truk dan 400 unit bus telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Baca Juga: Ide Aktivitas Seru di Malam Tahun Baru Meski Berada di Perantauan

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menilai lonjakan ini mencerminkan karakter libur akhir tahun 2025 yang cenderung berorientasi ke Pulau Jawa.

Selain mobilitas masyarakat untuk berwisata dan kembali bekerja, arus logistik juga bergerak aktif guna menopang distribusi barang menjelang pergantian tahun.

“Peningkatan ini menunjukkan geliat mobilitas yang sehat dan terkelola. Mayoritas masyarakat memilih bus sebagai moda perjalanan, sementara pergerakan logistik tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi AdMedika dan Komunitas Pendidikan Dorong Terwujudnya Sekolah Tangguh dan Anak yang Sehat

Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah truk yang menyeberang di lintasan Sumatera–Jawa mencapai 3.278 unit atau meningkat 11,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.944 unit.

Sementara itu, jumlah bus tercatat 400 unit atau tumbuh 17 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 342 unit.

Capaian ini menegaskan peran strategis layanan penyeberangan sebagai simpul utama mobilitas nasional pada momen libur panjang.

Baca Juga: Terminal Kijing Jadi Motor Logistik Kalbar, Dorong Ekspor dan Perkuat Rantai Pasok Nasional

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4 Natal, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 496.631 orang, naik 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 488.841 orang.

Adapun total kendaraan tercatat 123.840 unit, meningkat sekitar 6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 116.857 unit.

Halaman:

Tags

Terkini