Kabar BUMN - Untuk memastikan kegiatan operasional pengeboran minyak dan gas bumi tetap aman, selamat, serta berjalan lancar selama momen pergantian tahun 2025–2026, Manajemen PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menggelar Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah rig yang masih beroperasi di berbagai wilayah kerja.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasi sekaligus memperkuat pengawasan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), terutama di masa libur akhir tahun yang memiliki potensi risiko operasional lebih tinggi.
MWT dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Direksi Pertamina Drilling di empat lokasi rig.
Direktur Utama Avep Disasmita melakukan kunjungan ke Rig PDSI#40.3/DS1500-E di Field Cepu.
Baca Juga: Peralatan Travel Canggih yang Wajib Dimiliki Traveler di Tahun 2026
Sementara itu, Direktur Operasi Aziz Muslim menyambangi Rig PDSI#12.3/N110-M3 di Field Jatibarang, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jufrihadi mengunjungi Rig PDSI#15.3/N110-M2 di Field Subang, serta Direktur Keuangan dan Penunjang Bisnis Theo Satria melakukan MWT ke Rig PDSI#50.2/N550-E di Field Duri.
Seluruh kunjungan tersebut berlangsung pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, turun langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan personel, keandalan peralatan, serta efektivitas sistem pengendalian risiko di seluruh lokasi operasi telah berjalan sesuai standar perusahaan.
Baca Juga: Ingin Pengalaman Profesional di BUMN Perfilman? Ini Magang Sekretaris Perusahaan PFN
“MWT ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional di masa pergantian tahun tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali.
"Keselamatan pekerja adalah prioritas utama, dan kami ingin memastikan setiap rig beroperasi sesuai prosedur serta manajemen risiko yang telah ditetapkan,” ujar Avep.
Selama pelaksanaan MWT, jajaran manajemen berdialog langsung dengan kru rig, melakukan evaluasi penerapan prosedur keselamatan kerja, meninjau kesiapan peralatan dan sistem tanggap darurat, serta memastikan seluruh personel memenuhi kondisi fit-to-work.
Baca Juga: Resolusi Tahun Baru 2026: Pentingkah dan Bagaimana Cara Membuatnya?
Avep juga menegaskan bahwa kehadiran manajemen di lapangan tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi sekaligus menjadi dukungan moral bagi para pekerja yang tetap menjalankan tugas di momen pergantian tahun.