Secara keseluruhan, progres pemulihan layanan TelkomGroup di Aceh telah mencapai 95 persen, dengan fokus lanjutan di wilayah Blangkejeren dan Takengon.
Baca Juga: Resolusi Tahun Baru 2026: Pentingkah dan Bagaimana Cara Membuatnya?
Sementara itu, layanan di wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat dan Sumatra Utara telah kembali normal.
Pemulihan ini didukung pengerahan infrastruktur jaringan TelkomGroup yang meliputi 18 site satelit, 57 adaptor daya BTS, 768 unit genset standby maupun mobile, serta 776 paket baterai.
Selain pemulihan infrastruktur, TelkomGroup terus menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk menghadirkan ruang aman bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya trauma healing, khususnya di Aceh Tamiang.
Baca Juga: Resolusi Tahun Baru 2026: Pentingkah dan Bagaimana Cara Membuatnya?
Dukungan lainnya meliputi penyediaan konektivitas, layanan kesehatan, serta bantuan paket logistik di sejumlah titik pengungsian.
Hingga Kamis (1/1), TelkomGroup telah menyalurkan bantuan senilai Rp122,6 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra.
Bantuan tersebut mencakup dukungan konektivitas, layanan kesehatan, dapur umum, paket logistik, hingga layanan dan kompensasi pelanggan selama periode Desember 2025–Januari 2026.
Baca Juga: Jalan-jalan ke Tanjung katong, Singapura, Kawasan yang Kental dengan Nuansa Tradisional Peranakan
“Sejak awal terjadi bencana, TelkomGroup memprioritaskan pemulihan layanan telekomunikasi agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi dan mengakses informasi.
"Melalui percepatan pemulihan infrastruktur, dukungan jaringan satelit, penyediaan posko internet gratis, dan tambahan personel, kami juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan serta memberikan keringanan dan kompensasi bagi pelanggan TelkomGroup.
"Kami berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat untuk dapat bangkit lebih cepat dan menjalani masa pemulihan dengan lebih baik,” tutup Dian.***