rilis-bumn

Sinergi Sahabat Pesisir PHE OSES Dorong Kemandirian UMKM Perikanan di Lampung Timur

Sabtu, 3 Januari 2026 | 17:30 WIB
Program Sahabat Pesisir PHE OSES memperkuat UMKM perikanan di Labuhan Maringgai melalui bantuan sarana, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. (Dok. PHE OSES)

Kabar BUMN — PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) terus mendorong penguatan ekonomi kawasan pesisir melalui Program Sahabat Pesisir (Sinergi UMKM Hebat Pesisir).

Inisiatif ini dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas sekaligus kemandirian pelaku UMKM, dengan fokus pada kelompok usaha perempuan pengolah hasil perikanan di Kecamatan Labuhan Maringgai.

Rangkaian kegiatan program ditandai dengan seremoni serah terima yang digelar di Aula Kecamatan Labuhan Maringgai pada akhir November lalu.

Baca Juga: Spekta Merbabu, Pilihan Rekreasi Alam dengan Camping, Glamping, dan Nuansa Pegunungan

Acara tersebut dihadiri Camat Labuhan Maringgai, Penyuluh Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Labuhan Maringgai, serta tiga kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar) penerima manfaat, yaitu Poklahsar Ikan Bawal Desa Karya Tani, Poklahsar Berkah Bahari Makmur Pertiwi Desa Sri Minosari, dan Poklahsar Lintang Mentari Indah Desa Margasari.

Head of Communication Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menyampaikan bahwa Sahabat Pesisir disusun sebagai program jangka panjang untuk memperkuat daya saing UMKM pesisir.

“PHE OSES ingin UMKM pesisir tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang. Melalui dukungan sarana, pelatihan, dan pendampingan, kami berharap pelaku usaha semakin percaya diri mengelola potensi lokal dan meningkatkan nilai tambah produknya,” ujarnya.

Baca Juga: Lulusan Arsitektur Merapat! Ini Peluang Karier di BUMN PT Mitra Utama Madani

Pelaksanaan program diawali dengan asesmen kebutuhan masing-masing kelompok usaha.

Penilaian ini dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Labuhan Maringgai bersama Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang kemudian menjadi dasar penyaluran bantuan sarana serta penyusunan materi pelatihan pengolahan ikan sesuai kebutuhan tiap kelompok.

Melalui Sahabat Pesisir, setiap kelompok memperoleh dukungan peralatan produksi, antara lain freezer box, kulkas, mesin penggilingan daging, spinner, meja, kompor, wajan, dandang, dan berbagai perlengkapan pengolahan lainnya.

Baca Juga: Bank Mandiri–Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey untuk Pulihkan Akses Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga mutu hasil olahan, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Camat Labuhan Maringgai, Hendri Gunawan, menilai kolaborasi antara PHE OSES dan masyarakat memberikan dampak nyata bagi ekonomi pesisir.

Halaman:

Tags

Terkini