“Kami melihat program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Labuhan Maringgai. Dukungan sarana dan peningkatan kapasitas seperti ini menjadi modal penting agar UMKM pesisir semakin mandiri dan berkelanjutan,” kata Hendri.
Baca Juga: Liburan ke Pantai Drini Makin Seru, Ini Daya Tarik On The Rock yang Lagi Hits
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Labuhan Maringgai, Ismelia Agnes Ekawaty. Ia menilai Sahabat Pesisir memberi ruang lebih luas bagi kelompok perempuan untuk berinovasi dan berkembang.
“Kami sangat mengapresiasi upaya PHE OSES dalam mendukung perkembangan ekonomi warga pesisir Lampung Timur. Pendampingan dan bantuan yang diberikan menjadi dorongan nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus maju,” ujarnya.
Dari sisi penerima manfaat, program ini membawa harapan baru. Suparti, Ketua Poklahsar Ikan Bawal Desa Karya Tani, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterima.
Baca Juga: Promo Nataru DAMRI Belum Usai, Tiket Pulang–Pergi AKAP Masih Diskon
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Sarana yang diberikan sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi kami untuk meningkatkan kualitas dan skala usaha ke depan,” tutur Suparti.
Sahabat Pesisir PHE OSES merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 Pengentasan Kemiskinan, poin 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin 17 Kemitraan.
Melalui program ini, PHE OSES menegaskan komitmen bahwa penguatan ekonomi lokal di kawasan pesisir dapat tumbuh dari sinergi, pendampingan berkelanjutan, dan kepercayaan terhadap potensi masyarakat setempat.
Baca Juga: Perkuat Fondasi Generasi Masa Depan, PT TIMAH Bantu Fasilitas Pendidikan TPA Bunayya
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang berperan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina. PHE menjalankan peran pengelolaan lapangan hulu minyak dan gas bumi yang dioperasikan Pertamina, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam struktur operasionalnya, Regional Jawa mendapat mandat dari PHE untuk mengoordinasikan lapangan hulu minyak dan gas bumi di wilayah Jawa bagian barat.
Wilayah ini mencakup PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat, serta Pertamina East Natuna, dengan area kerja meliputi Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, dan Jawa Barat.
Baca Juga: KCIC Imbau Penumpang Lebih Waspada, Ratusan Barang Tercatat Hilang Selama Nataru
Regional Jawa secara konsisten berupaya meningkatkan target produksi minyak dan gas bumi sesuai rencana kerja.