rilis-bumn

Kabar Baik dari Adera Field, Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Berpotensi Tinggi

Selasa, 6 Januari 2026 | 19:30 WIB
Potensi aliran minyak dari sumur baru Adera Field menjadi dasar pengelolaan produksi berkelanjutan.

Kabar BUMN – PT Pertamina EP (PEP) Adera Field berhasil menemukan sumur minyak baru dengan potensi produksi mencapai 3.442 barel minyak per hari (BOPD).

Potensi tersebut diketahui melalui pengujian aliran awal yang dilakukan pada 30 Desember 2025 selama dua jam.

Dalam pengujian yang berlangsung pukul 14.30 hingga 16.30 WIB, sumur ABB-143 (U1) menunjukkan kemampuan mengalirkan minyak secara alami tanpa bantuan alat.

Baca Juga: KAI Bandara Catat Kinerja Positif dengan 412 Ribu Penumpang Selama Nataru 2025/2026

Uji berdurasi dua jam ini dinilai lebih mencerminkan kondisi aliran yang stabil dibandingkan uji singkat.

Pengujian tersebut bertujuan untuk mengetahui kemampuan maksimum sumur dalam memproduksi minyak.

Meski demikian, hasil uji ini belum mencerminkan angka produksi harian jangka panjang, melainkan menjadi dasar awal untuk menilai kinerja sumur serta karakteristik reservoir.

Baca Juga: Menjelajah Dunia Bawah Laut di BXSea Bintaro, Destinasi Wisata Indoor untuk Semua Usia

Setelah proses pembersihan sumur (clean up) selesai, PEP Adera Field melanjutkan dengan uji multi laju alir (multi rate test).

Tahapan ini dilakukan untuk menentukan laju produksi yang optimal, rasio gas terhadap minyak (gas-oil ratio atau GOR), serta kandungan air dalam minyak (watercut).

Seluruh data pengujian ini menjadi landasan dalam pengelolaan reservoir yang berkelanjutan, dengan tujuan menjaga stabilitas produksi sekaligus mengoptimalkan perolehan minyak (recovery).

Baca Juga: Pengalaman Sunrise Awal 2026 di Puncak Candi Borobudur Tarik Wisatawan Domestik dan Mancanegara

“Sumur ABB-143 (U1) diharapkan dapat memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) sekitar 750 ribu barel minyak berdasarkan perbandingan dengan sumur referensi,” ujar General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto.

Sumur referensi adalah sumur yang lebih dulu berproduksi di area dan lapisan batuan yang sama.

Halaman:

Tags

Terkini