Ia juga menekankan pentingnya shalat sebagai inti dari peringatan Isra Mi’raj, bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sarana membangun karakter jujur, disiplin, dan amanah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di tempat kerja.
Baca Juga: Ingin Punya Pengalaman Kerja di BUMN? Cek Program Magang PTPN I Regional 6 Ini
“Jika shalatnya baik, maka akan baik pula pekerjaannya. Orang yang dekat dengan masjid akan jauh dari korupsi, jauh dari dusta, dan jauh dari menyakiti sesama,” ujar Ustadz Salahudin.
Di hadapan karyawan PTPN IV Regional III, ia menekankan bahwa bekerja di perkebunan merupakan bagian dari jihad ekonomi untuk umat dan bangsa. Setiap tandan buah yang dipanen dengan niat baik bernilai pahala.
Ia juga mengapresiasi perusahaan yang rutin mengadakan kegiatan keagamaan bersama masyarakat, menunjukkan bahwa dunia usaha dan penguatan nilai spiritual dapat berjalan beriringan.
Baca Juga: InJourney Perkuat Pemulihan Pascabencana di Sumatera lewat Relawan dan Dukungan UMKM
Ustadz Salahudin menutup tausiyah dengan mengajak jemaah menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai titik hijrah untuk memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan kerja.
PTPN IV Regional III terus menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat desa sekitar, termasuk kegiatan keagamaan bagi umat Nasrani di gereja Tandun, serta mendukung berbagai program tanggung jawab sosial lingkungan yang memperkuat komunitas setempat. ***