Capaian ini menjadi fondasi bagi InJourney untuk menjalankan peran ganda secara seimbang, yakni sebagai pencipta nilai (value creation) dan agen pembangunan (agent of development), melalui transformasi yang memperkuat kinerja internal sekaligus memberi kontribusi nyata bagi perekonomian nasional, sektor aviasi dan pariwisata, serta kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Jurang Pulosari Bantul, Air Terjun Tirai Alami di Tengah Hutan Jati yang Cocok untuk Liburan Tenang
“Transformasi bisnis yang dilakukan selama empat tahun terakhir telah menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun InJourney menjadi sebuah BUMN yang transparan dan akuntabel, dan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
"Ke depan, InJourney akan melanjutkan transformasi ini, dengan tetap adaptif untuk menyesuaikan dengan berbagai perubahan yang sangat cepat, seperti yang terjadi pada masa saat ini.
"Kami berharap seluruh prakarsa InJourney, dengan dukungan penuh para pemangku kepentingan, mampu menciptakan nilai yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” kata Direktur Utama InJourney, Maya Watono.
Baca Juga: PGN LNG Indonesia Siap Regasifikasi 30 Kargo di Tahun 2026
Memasuki tahun keempat, InJourney menegaskan komitmen keberlanjutan sebagai arah utama transformasi.
Selaras dengan tema “InJourney 4 Tahun Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia”, keberlanjutan ditempatkan sebagai kerangka berpikir dan bertindak dalam setiap inisiatif jangka panjang.
Pariwisata diposisikan sebagai investasi lintas generasi yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan sosial.
Baca Juga: Anti Sembelit, Ini Cara Mengonsumsi Sayur dan Buah-buahan dengan Tepat Saat Liburan
Komisaris Utama InJourney, Iwan Setyawan, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan arah strategi holding dalam menghadirkan pengalaman pariwisata yang bernilai dan berkesan.
Melalui integrasi ekosistem pariwisata nasional, InJourney menyatukan atraksi, aksesibilitas, dan amenitas dalam satu orkestrasi yang saling menguatkan.
“Pariwisata tidak cukup hanya dikelola, tetapi harus dikaryakan. Karena berkarya adalah tentang menciptakan pengalaman, memberi makna, dan meninggalkan dampak.
"InJourney harus menjadi contoh bahwa pariwisata yang baik adalah pariwisata yang mengangkat martabat dan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutur Iwan.