rilis-bumn

Pertapreneur Aggregator Dorong UMKM Pangan Tembus Pasar Lebih Luas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00 WIB
Produksi olahan nanas dari UMKM binaan Pertamina, NanasQu, turut menggerakkan ekonomi sekitar 900 petani lokal di Kabupaten Purbalingga hingga sukses mengekspor produknya ke luar negeri. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Data Kementerian UMKM mencatat ada sekitar 30,19 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dengan keunikan produk masing-masing.

Di tengah persaingan yang ketat, tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah bagaimana bisa naik kelas sekaligus meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.

Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah memperluas pengenalan produk kepada masyarakat.

Baca Juga: Waspada Boros, Ini Biaya Tak Terduga Yang Sering Muncul Saat Traveling

Upaya ini diwujudkan melalui Pertamina SMEXPO (Small Medium Enterprise Expo), sebuah ekosistem promosi UMKM yang menggabungkan marketplace digital SMEXPO.pertamina.com dan pameran produk UMKM yang rutin diselenggarakan PT Pertamina (Persero) di berbagai daerah.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian dari program unggulan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Inisiatif ini selaras dengan komitmen Pertamina untuk mendorong peningkatan kesejahteraan serta penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: BTN Open Rekrutmen Staf General Banking dan Teller, Simak Kualifikasi dan Link Pendaftarannya

“Pertamina SMEXPO terus dikembangkan, menjadi platform inovatif untuk kemajuan UMKM lokal melalui kolaborasi strategis antar UMKM, maupun sarana bertemunya UMKN dengan calon pembeli," jelas Baron.

SMEXPO menjadi puncak rangkaian pembinaan UMKM yang dilakukan Pertamina.

Sebelum terlibat aktif dalam pameran, para pelaku usaha telah melalui berbagai tahapan pengembangan, mulai dari pendampingan usaha, peningkatan kualitas melalui UMK Academy, bantuan hibah alat tepat guna, hingga fasilitasi sertifikasi profesional.

Baca Juga: Telaga Saat, Tujuan Sempurna di Puncak Bogor untuk Melepas Penat Saat Akhir Pekan

Melalui rangkaian program tersebut, Pertamina berupaya mentransformasi usaha lokal agar mampu beroperasi secara profesional dan bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Salah satu contohnya adalah produk Cimeler (Cilok Meler) milik Astuti yang secara konsisten mencatatkan penjualan tertinggi. Saat ini, produk tersebut tengah menjalani proses standarisasi BPOM sebagai langkah untuk menembus pasar ekspor.

Di samping aspek perizinan, dukungan permodalan juga menjadi bagian penting dari pendampingan Pertamina kepada peserta SMEXPO. Astuti yang sebelumnya memiliki keterbatasan modal merasakan langsung manfaat akses pembiayaan dalam meningkatkan kapasitas produksinya.

Halaman:

Tags

Terkini