rilis-bumn

Mandiri Sahabat Desa, Program Bank Mandiri Cegah Stunting Lewat Intervensi Gizi dan Air Bersih

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:30 WIB
Bank Mandiri menjangkau 1.000 penerima manfaat melalui Mandiri Sahabat Desa untuk cegah stunting lewat intervensi gizi dan air bersih. (Dok. Bank Mandiri)

Riduan menjelaskan bahwa Mandiri Sahabat Desa merupakan bentuk sinergi terintegrasi dengan pemerintah dalam mendorong percepatan penurunan stunting nasional.

Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Lembata, Didominasi Hasil Laut dan Olahan Jagung

“Kami meyakini percepatan penurunan stunting memerlukan kolaborasi yang terstruktur antara pemerintah dan masyarakat.

"Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan guna membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (30/1).

Ia menambahkan, Mandiri Sahabat Desa dirancang untuk mengakselerasi pembangunan desa secara holistik, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar, sehingga desa memiliki daya tumbuh dan tingkat kesejahteraan yang lebih kompetitif.

Baca Juga: PEP Ramba Field Perkuat Sinergi dengan Kejari Muba dan SKK Migas untuk Amankan Aset Negara

“Mandiri Sahabat Desa memiliki fokus strategis pada penanganan stunting melalui pendekatan jangka panjang yang menyasar fase krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

"Program ini turut selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar anak usia sekolah,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri menyalurkan paket makanan bergizi mingguan berupa beras premium, telur, sayuran, dan protein hewani kepada ibu hamil serta anak usia di bawah dua tahun.

Baca Juga: PTPN I Produksi CO2 Cair Halal Berkualitas Tinggi dan Bernilai Ekonomi

Program ini didukung oleh relawan BKKBN yang bertindak sebagai Pendamping Keluarga guna memastikan pemantauan kesehatan dan edukasi gizi berjalan tepat sasaran.

Selain intervensi kesehatan, Mandiri Sahabat Desa juga membekali keluarga penerima manfaat dengan edukasi pengelolaan keuangan sebagai bagian dari penguatan literasi finansial masyarakat desa.

“Dengan mengintegrasikan intervensi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan melalui Mandiri Sahabat Desa, kami mendorong akselerasi yang bertumbuh menuju desa yang lebih mandiri, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dengan keunggulan berkelanjutan.

"Ke depan, sinergi bersama BKKBN akan terus diperluas untuk menjangkau wilayah rawan stunting lainnya,” tutup Riduan.***

Halaman:

Tags

Terkini