rilis-bumn

Laboratorium Kilang Balongan, Garda Terdepan Penjaga Mutu BBM Pertamina

Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:30 WIB
Laboratorium Kilang Balongan memastikan seluruh BBM produksi Pertamina memenuhi standar mutu sebelum disalurkan ke masyarakat. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) VI Balongan terus menjaga kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan agar sesuai dengan standar mutu yang berlaku.

Peran strategis tersebut dijalankan oleh Laboratorium Kilang Balongan yang bertindak sebagai penjamin mutu atau quality assurance seluruh produk sebelum didistribusikan ke konsumen.

Tester I CFR & Aviation RU VI Balongan, Zaeturohmah Febriyanti, menjelaskan bahwa laboratorium memiliki fungsi ganda sebagai Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) untuk seluruh produk kilang.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Jetty Kilang Balongan, Penopang Distribusi Energi Indonesia

Seluruh pengujian dilakukan dengan mengacu pada spesifikasi yang ditetapkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).

“Di laboratorium, kami melakukan pengujian lebih dari 20 parameter untuk setiap produk.

"Parameter tersebut tidak hanya mencakup RON atau angka oktan, tetapi juga distilasi, viskositas, stabilitas oksidasi, dan parameter teknis lainnya.

Baca Juga: Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu yang Patut Diwaspadai, Simak Tips Menghindarinya

"Seluruhnya harus memenuhi spesifikasi agar produk dinyatakan on-spec dan layak disalurkan ke konsumen,” jelas Zeturohmah, di Kilang Balongan, Jumat (30/1).

Laboratorium Kilang Balongan melakukan pengujian terhadap berbagai produk BBM, mulai dari Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, Pertamina Dex, hingga produk aviasi dan turunan lainnya.

Proses pengujian dilakukan secara menyeluruh sejak tahap awal.

Baca Juga: Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 Akuntansi Dibuka PT MUM, Simak Kualifikasi Lengkapnya

Minyak mentah atau crude oil yang datang melalui kapal tidak langsung diolah, melainkan terlebih dahulu diuji di laboratorium untuk memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi.

Setelah dinyatakan memenuhi standar, hasil pengujian disampaikan kepada bagian Refinery Business Optimization (RBO) sebagai dasar perencanaan proses pengolahan.

Halaman:

Tags

Terkini