Kabar BUMN – PEP Poleng Field terus mendorong upaya pelestarian lingkungan pesisir melalui pendekatan kreatif dan edukatif.
Salah satunya diwujudkan lewat penyelenggaraan Lokakarya Photo Story “Coastal & Marine Biodiversity Reserve (CMBR) Lembung Paseser” yang menjadi bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM).
Kegiatan ini digelar secara bertahap sejak November 2025 hingga Januari 2026.
Baca Juga: Simak Lowongan Magang Terbaru PT Len Industri, Peluang Karier untuk Mahasiswa Semua Jurusan
CMBR Lembung Paseser merupakan kawasan binaan PEP Poleng Field yang dikembangkan sebagai pusat konservasi dan edukasi keanekaragaman hayati pesisir dan laut di Madura.
Kawasan ini memiliki ekosistem mangrove yang masih terjaga, sekaligus menjadi rumah bagi puluhan spesies burung, ikan estuari, ikan karang, serta terumbu karang di perairan sekitarnya.
Potensi tersebut menjadikan CMBR Lembung Paseser tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki daya tarik wisata berbasis lingkungan.
Baca Juga: Dari Orbit ke Nusantara: Kisah Satelit Palapa Membangun Konektivitas Indonesia
Melalui lokakarya photo story, PEP Poleng Field memperkenalkan potensi CMBR Lembung Paseser dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima masyarakat.
Sejumlah fotografer dari berbagai wilayah di Jawa Timur dilibatkan untuk merekam kehidupan pesisir, kekayaan alam, serta aktivitas sosial masyarakat sekitar.
Hasil visual tersebut kemudian dipadukan dengan narasi cerita, sehingga pesan konservasi dapat disampaikan secara lebih kuat dan bermakna.
Rangkaian kegiatan lokakarya dilaksanakan dalam beberapa tahapan.
Pada tahap awal, peserta mendapatkan pemaparan mengenai gambaran umum kawasan CMBR Lembung Paseser, konsep visual photo story, serta persiapan teknis sebelum kegiatan lapangan.