rilis-bumn

PTPN IV PalmCo Jadi Tuan Rumah Puncak Peringatan Bulan K3 Nasional Provinsi Riau 2026

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:30 WIB
Puncak peringatan K3 Provinsi Riau digelar di PTPN IV PalmCo sebagai bentuk komitmen penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja.

Kabar BUMNPemerintah Provinsi Riau menggelar apel peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Riau tahun 2026 pada Rabu (4/11/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan budaya K3 di lingkungan kerja.

Apel tersebut diikuti lebih dari 600 peserta dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi.

Baca Juga: Omah Lowo, Solo, Bangunan Aestetik yang Dulu Sempat Dipenuhi Ribuan Kelelawar

Kegiatan dipusatkan di Region Office PTPN IV Regional III, Kota Pekanbaru.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan turut hadir, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Roni Rakhmat, Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah, perwakilan perusahaan, instansi vertikal, serta manajemen Regional III.

Dalam amanat Menteri Ketenagakerjaan yang dibacakan Syahrial Abdi, apel K3 tahun ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.

Baca Juga: Flash Sale Valentine DAMRI: Waktu Terbatas, Diskon Tiket Sampai Rp100 Ribu

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan budaya K3 sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas kerja sehari-hari.

Penerapan K3 yang konsisten bukan hanya bertujuan menekan angka kecelakaan kerja, tetapi, lanjut dia, juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.

Keselamatan dan kesehatan kerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi sumber daya manusia dan menjaga keberlanjutan pembangunan,” tegasnya.

Baca Juga: Sesuai Target Pekerjaan, WIKA Catat Progres 86% Jaringan Interkoneksi IPA Sepaku

Sekda juga menjelaskan bahwa tantangan dunia kerja ke depan semakin kompleks, seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, dan dinamika industri.

Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun sistem K3 yang adaptif dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini