rilis-bumn

UMKM Binaan Pertamina Jadi Primadona INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing dan Transaksi Tembus Rp7,5 Miliar

Minggu, 8 Februari 2026 | 16:00 WIB
UMKM binaan Pertamina mencatat transaksi Rp7,5 miliar di INACRAFT 2026 dan menarik minat buyer global dari berbagai negara. (Dok. Pertamina)

Sementara itu, minat buyer internasional juga datang dari Prancis dan Maladewa.

Baca Juga: Cap Go Meh Glodok 2026: Puncak Perayaan Imlek yang Wajib Kamu Saksikan!

Buyer dari Prancis, yang merupakan pemilik sejumlah outlet suvenir ternama, melakukan pemesanan awal sekaligus menyepakati komitmen pemesanan berkelanjutan dalam skala besar.

Adapun buyer asal Maladewa memesan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa, menegaskan besarnya minat pasar global terhadap produk berbasis kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan.

Daya tarik produk UMKM binaan Pertamina juga dirasakan oleh Agrominafiber yang berhasil menarik buyer dari Argentina dan Jepang.

Baca Juga: Sinergi TNI AU–PT Dahana, Latihan Pengamanan Objek Vital Digelar di Subang

Hingga hari ketiga INACRAFT 2026, total transaksi UMKM binaan Pertamina mencapai Rp7,5 miliar, yang terdiri dari transaksi ritel sebesar Rp3,8 miliar dan komitmen buyer senilai Rp3,7 miliar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan UMKM yang dilakukan Pertamina secara konsisten.

“Inacraft merupakan etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global.

Baca Juga: Jasa Raharja Gaungkan Aksi Nasional Bersih Lingkungan untuk Dukung Indonesia Berkelanjutan

"Kami mendorong UMKM untuk tidak hanya mencetak penjualan, tetapi juga membangun keberlanjutan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar internasional,” ujar Baron.

Keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam INACRAFT 2026 sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional, memperluas akses pasar global, serta menjadikan UMKM sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.***

Halaman:

Tags

Terkini