rilis-bumn

Dari Produksi Migas ke Teknologi CCUS, PHE Siapkan Langkah Jangka Panjang Ketahanan Energi Nasional

Senin, 9 Februari 2026 | 12:00 WIB
Mulai dari menjaga produksi migas hingga pengembangan teknologi CCUS, PHE berupaya memastikan pasokan energi tetap berkelanjutan di tengah tantangan global.

Kabar BUMN – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus memainkan peran penting dalam menjaga pasokan energi nasional melalui upaya peningkatan produksi migas nasional

Komitmen tersebut ditegaskan dalam forum diskusi Webinar De Talk bertema “Mewujudkan Ketahanan Energi Nasional, Asa Mengejar Produksi Minyak Satu Juta Barel” yang digelar di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE mengelola lebih dari seperempat wilayah kerja migas yang dioperasikan di Indonesia.

Baca Juga: Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan di Tol Pekanbaru–Dumai, Sejumlah Titik Jalan Disiapkan Jelang Lebaran

Dari aktivitas tersebut, PHE menyumbang porsi besar terhadap produksi nasional, dengan kontribusi sekitar dua pertiga produksi minyak dan lebih dari sepertiga produksi gas dalam negeri.

Sepanjang 2025, kinerja produksi PHE tercatat mencapai 1,03 juta barel setara minyak per hari.

Angka ini berasal dari produksi minyak sebesar 557 ribu barel per hari serta produksi gas mencapai 2,76 miliar standar kaki kubik per hari.

Baca Juga: BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari, Investasi Keberlanjutan Pariwisata Bali

Direktur Manajemen Risiko Pertamina Hulu Energi, Whisnu Bahriansyah, menyampaikan bahwa peran PHE sangat strategis dalam menjaga ketersediaan energi nasional di tengah tantangan penurunan alamiah (natural decline) dan dinamika global.

'Ketahanan energi nasional hanya bisa dicapai dengan kerja yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan. PHE menjalankan dual growth strategy dengan tetap memaksimalkan bisnis hulu migas sekaligus membangun fondasi bisnis rendah karbon,” ujar Whisnu.

Dalam upaya menjaga dan meningkatkan produksi, PHE menjalankan berbagai program strategis, antara lain pengembangan lapangan brownfield dan greenfield, implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR/CEOR), pengeboran intensif, hingga pemanfaatan teknologi seperti multi stage fracturing dan survei seismik.

Baca Juga: Mahasiswa & Fresh Graduate, MIND ID Buka Program Magang Strategis, Cek Info Lengkapnya

Sepanjang 2025, PHE melaksanakan 20 pengeboran sumur eksplorasi, 886 pengeboran sumur eksploitasi, workover 1.288 sumur, serta 37.259 aktivitas well intervention.

Selain fokus pada peningkatan produksi, PHE juga berkomitmen menjalankan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten agar pertumbuhan energi berjalan selaras dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Halaman:

Tags

Terkini