rilis-bumn

Pelindo Pacu Arus Peti Kemas, Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:45 WIB
Sejumlah alat angkat bongkar muat peti kemas di dermaga pelabuhan atau quay container crane milik PT Pelindo Terminal Petikemas tengah dalam proses produksi. (Dok. Pelindo Terminal Petikemas)

Kabar BUMN - Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi.

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini menargetkan arus peti kemas mencapai 13,77 juta TEUs di seluruh terminal yang dikelolanya sepanjang 2026.

Target tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya, serta melonjak hingga 10 persen jika dibandingkan realisasi 2024 yang tercatat sebesar 12,48 juta TEUs.

Baca Juga: Lulusan SMA/SMK Berpeluang Masuk Bandara, Anak Usaha Garuda Indonesia Cari Security Penempatan Soetta

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyampaikan bahwa optimisme tersebut ditopang oleh solidnya kinerja ekonomi nasional serta meningkatnya aktivitas industri di berbagai wilayah.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 yang mencapai 5,11 persen menjadi salah satu indikator utama yang memperkuat keyakinan perusahaan.

“Kami optimistis melihat geliat industri di berbagai daerah.

Baca Juga: Imlek 2026: Kumpulan 20 Ucapan Simpel untuk Status dan Story

"Pertumbuhan ekonomi nasional menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk mencapai target ini,” ujar Widyaswendra di Surabaya, Selasa (10/02/2026).

Sejumlah terminal diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan arus peti kemas.

Di Sulawesi, Terminal Peti Kemas Kendari terdorong oleh peningkatan ekspor nikel.

Baca Juga: Jembatan Siak Nyaris Rampung, Hutama Karya Dorong Konektivitas Sumatera

Di Kalimantan Utara, Terminal Peti Kemas Tarakan bersiap menangkap potensi logistik gas alam cair (LNG).

Sementara itu, di kawasan timur Indonesia, Terminal Peti Kemas Merauke mencatat kenaikan arus barang seiring masifnya dukungan logistik untuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Halaman:

Tags

Terkini