rilis-bumn

UMKM Binaan Pertamina Curi Perhatian di INACRAFT 2026, Transaksi Tembus Rp10,4 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 | 06:00 WIB
Salah satu pengunjung membeli produk kerajinan di salah satu Booth Mitra Binaan Pertamina diacara International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di JCC, Minggu (8/2).

Capaian positif juga dirasakan oleh Batik Mosho, UMKM batik asal Kabupaten Berau yang digawangi Mochamad Shodik.

Untuk pertama kalinya tampil di INACRAFT sebagai mitra binaan Pertamina, Batik Mosho menilai keikutsertaan ini sebagai pengalaman yang sangat berharga, khususnya dari sisi pembelajaran dan jejaring.

Baca Juga: Eksklusif Spesial Imlek, Dapatkan Mandiri e-Money Edisi Chinese New Year 2026

“Bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fashion dan batik adalah sebuah kebanggaan sekaligus proses belajar yang luar biasa bagi kami.

"Meski dari sisi penjualan kami masih perlu banyak berproses, kesempatan bertemu dan berjejaring dengan orang-orang hebat adalah nilai yang jauh lebih berharga,” ungkap Mochamad Shodik.

Booth Batik Mosho juga mendapat kunjungan serta sesi berbagi langsung dari desainer ternama Musa Widiatmojo dan fashion image & colour consultant Amy Wirabudi.

Baca Juga: 6 Ide Ngedate Romantis, Cara Spesial Rayakan Valentine Bareng Pasangan

Keduanya memberikan wawasan berharga seputar teknik pewarnaan, penguatan citra produk, serta tren fesyen Jakarta.

“Ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri dengan lebih baik ke depan,” tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, menyampaikan bahwa capaian UMKM binaan di INACRAFT 2026 mencerminkan komitmen Perusahaan dalam mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing.

Baca Juga: Ingin Mudik Gratis Lebaran 2026? ASDP Siapkan 1.260 Kuota 

“Pertamina secara konsisten menghadirkan UMKM binaan ke panggung nasional dan internasional melalui pameran strategis seperti INACRAFT.

"Capaian transaksi serta komitmen transaksi lanjutan ini menjadi bukti bahwa produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang sangat besar,” ujar Baron.

Ia menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan Pertamina tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada penguatan kapasitas pelaku usaha.

Baca Juga: INALUM Mulai Bangun Kawasan Terpadu Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, Perkuat Hilirisasi Nasional

Halaman:

Tags

Terkini