Di sela kegiatan tanam bersama tersebut, Direktur Operasi dan Komersial SHS juga melakukan dialog dengan distributor benih di wilayah setempat.
Baca Juga: PELNI Buka Mudik Gratis Bersama BUMN 2026, Sediakan 800 Tiket Kapal untuk Rute Kalimantan–Jawa
Pembahasan ini bertujuan memperluas jaringan pemasaran sekaligus menjamin ketersediaan benih menjelang musim tanam 2026. Upaya tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem distribusi dan kesiapan pasar.
Tidak hanya itu, SHS juga menyelenggarakan pelatihan bagi jajaran Cabang Jawa Timur–Papua guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Pelatihan ini difokuskan pada penyusunan serta implementasi strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Dengan penguatan tersebut, perusahaan menargetkan perluasan jangkauan pasar serta peningkatan daya saing produk benih di Unit Seed Production Banyuwangi.
Baca Juga: Liem Heritage, Rembang, Jejak Perjalanan Masyarakat Tionghoa Setelah Geger Pecinan Batavia
Melalui penguatan kemitraan, optimalisasi distribusi, dan peningkatan kompetensi SDM, SHS optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Di saat yang sama, perusahaan berupaya memastikan kesejahteraan petani penangkar benih terus meningkat secara berkelanjutan. ***