Barongsai di Prambanan ditampilkan oleh Paguyuban Barongsai Naga Winongo, sementara di Borobudur oleh Paguyuban Panbers Jogja.
Baca Juga: Coffee Shop dengan Nuansa Jepang di Bandung, Salah Satunya Serasa di Gang Kecil Tokyo
Atraksi ini dihadirkan tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan tradisi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Dentuman drum dan simbal yang mengiringi pertunjukan dipercaya melambangkan pengusiran nasib buruk dan awal yang baru penuh semangat.
Selama periode 14–17 Februari 2026, jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Candi Prambanan tercatat sebanyak 26.904 pengunjung, kawasan Ratu Boko 1.919 pengunjung dan di Candi Borobudur sebanyak 15.644 pengunjung.
Di sektor aviasi, perayaan Imlek juga dirasakan di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports melalui dekorasi tematik dan pertunjukan barongsai.
Aktivasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan customer experience dan mewujudkan pelayanan dari hati pada setiap momentum besar nasional.
Pada periode 14–16 Februari 2026, pergerakan penumpang pesawat secara kumulatif di 37 bandara InJourney Airports mencapai sekitar 1,85 juta penumpang, meningkat sekitar 10% dibandingkan rata-rata trafik normal Februari sebesar 1,67 juta penumpang.
Baca Juga: Memperluas Jaringan, Citilink Membuka Rute Baru dari Halim ke Padang dan Pekanbaru
Sejalan dengan itu, pergerakan pesawat meningkat sekitar 7% menjadi sekitar 13.000 penerbangan.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan bagi setiap wisatawan termasuk saat momentum libur nasional seperti perayaan tahun baru imlek.
"Kenaikan trafik penerbangan dan kunjungan wisatawan di berbagai aset InJourney dapat dikelola secara optimal melalui kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, sehingga setiap program yang dihadirkan benar-benar memperkaya pengalaman yang lebih memberikan makna dalam setiap perjalanan wisatawan,” jelas Direktur Utama InJourney, Maya Watono.***