rilis-bumn

19 Tahun Pertagas: Energi Mengalir untuk Negeri, Perkuat Langkah Wujudkan Indonesia Emas 2045

Senin, 23 Februari 2026 | 16:30 WIB
Di usia 19 tahun, Pertagas perkuat infrastruktur, catat kinerja positif, dan dorong energi transisi menuju Indonesia Emas 2045. (Dok. Pertagas)

Di Sumatra Utara, pengoperasian Pipa Arun–Belawan serta pembangunan Pipa Extension Sei Mangkei memperkuat suplai gas ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, sehingga mendorong pertumbuhan industri hilir dan ekonomi kawasan.

Baca Juga: Mau Mudik Naik Kereta? Jangan Sampai Salah Ukuran Koper, Bisa Kena Biaya Tambahan

Sementara itu, di Jawa Barat dan DKI Jakarta, Proyek Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 km memperkuat logistik energi, menekan biaya distribusi, serta mengurangi emisi dari distribusi darat.

Di Aceh, revitalisasi fasilitas LNG Arun memperkuat pasokan gas untuk industri dan kelistrikan sekaligus meningkatkan peran Indonesia dalam jaringan energi regional.

“Integrasi dan pengembangan jaringan pipa nasional memastikan penyaluran energi yang fleksibel, efisien, dan merata untuk menjawab dinamika kebutuhan industri sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” tambah Indra.

Baca Juga: Rahasia Lolos Interview BUMN, Bukan Cuma Soal Pintar Jawab

Kinerja Tumbuh, Raih Penghargaan Nasional

Sepanjang 2025, volume transportasi gas bumi Pertagas melampaui 1.590 MMSCFD, tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan 2024.

Sementara itu, volume transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD, meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas industri, kilang, dan pembangkit listrik nasional.

Baca Juga: Daftar Rute Promo DAMRI Ramadan 2026, Dari Jakarta sampai Denpasar

Atas capaian itu, Pertagas meraih Penghargaan BPH Migas 2025 sebagai badan usaha pengangkutan gas bumi terbesar dan terbaik, serta mencatatkan capaian keselamatan kerja tingkat nasional.

Operasi Andal, Tata Kelola Berintegritas

Keandalan operasional Pertagas berjalan seiring dengan komitmen pada aspek keselamatan dan tata kelola.

Perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Terintegrasi dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, serta menempatkan HSSE sebagai prioritas utama melalui penguatan manajemen risiko, pemeliharaan aset, dan standar operasi yang ketat.

Baca Juga: Pencari Kerja Wajib Cek, Lowongan PT MUM Tinggal Sehari Lagi, Ini Posisi yang Dibutuhkan

Komitmen tersebut dibuktikan dengan predikat Safety Bintang 5, empat penghargaan Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2025, serta Penghargaan Keselamatan Migas 2025 dari Kementerian ESDM.

Halaman:

Tags

Terkini