rilis-bumn

USAT Jadi Senjata Baru PEP Rantau Tekan Risiko Kepasiran dan Dongkrak Produksi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:00 WIB
Inovasi USAT Pertamina EP Rantau tekan risiko kepasiran, hemat biaya rig 50% dan kurangi loss produksi sejak 2024 hingga 2025. (Dok. Pertamina)

Baca Juga: PLN NP Menyerahkan Rumah ke-39 dalam Program Bedah Rumah Sehat

Petroleum Engineering PEP Rantau Field, Andi Surianto Sinurat, yang terlibat dalam pengembangan We Are Fines dan USAT, menyampaikan bahwa biaya produksi USAT tergolong efisien.

Setiap unit aksesori membutuhkan dana tidak kurang dari tiga juta rupiah dengan estimasi masa pakai sekitar satu tahun. Biaya tersebut mencakup material dan tenaga kerja, dengan komponen seperti mata bor, tubing, tubing coupling, dan kawat, serta waktu pengerjaan sekitar tiga hari.

Perhitungan dampak implementasi menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak Januari 2024 hingga September 2025, tercatat efisiensi biaya rig mencapai 50% dan penurunan loss produksi sebesar 4%. Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan produksi dan pendapatan.

Baca Juga: Respons Degradasi yang Terus Terjadi, Telkom Melakukan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang

Andi menegaskan bahwa kombinasi inovasi We Are Finest dan USAT tidak hanya memberikan efisiensi biaya rig dan perawatan sumur, tetapi juga mendongkrak pendapatan perusahaan.

Lebih jauh, kedua inovasi tersebut efektif mengatasi permasalahan kepasiran pada sumur-sumur minyak yang dikelola PEP Rantau Field.

Keberhasilan tersebut mengantarkan tim PC Prove Alumni Pasir dari Pertamina EP Rantau meraih penghargaan Platinum dalam ajang Upstream Improvement & Innovasi Award (UIIA) 2025 Subholding Upstream Pertamina. Kompetisi tahunan ini diikuti oleh 108 delegasi terbaik dari seluruh Subholding Upstream.

Baca Juga: Makan Lezat dengan Budget Mahasiswa di Pogung, Yogyakarta, Tempat Jajannya Mahasiswa

Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah mengapresiasi seluruh tim yang telah bekerja keras.

"Inovasi USAT merupakan hasil inovasi internal dari perwira Pertamina EP Rantau Field. Dalam hal ini, teman-teman di Petroleum Engineering (PO) dan Well Service (WS) yang terus berinovasi untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi. Ini merupakan implementasi komitmen kami untuk mendukung target produksi nasional,” pungkasnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini