“Dengan pelaksanaan proyek yang berjalan sesuai rencana, penyelesaian keseluruhan enam platform diharapkan dapat semakin meningkatkan kapasitas produksi secara optimal dan andal,” jelasnya.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Siapkan Program Pengentasan Stunting di Rokan Hulu, Mulai Maret 2026
Setyo juga menjelaskan, komitmen Perusahaan dalam menerapkan inovasi dan teknologi sejalan dengan kebijakan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk usaha dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding upstream Pertamina.
”Kami meyakini bahwa penerapan inovasi dan tekonolgi sebagai langkah strategis Perusahaan terus berusaha mempertahankan tingkat produksi, dan menahan laju penurunan produksi alamiah lapangan-lapangan migas yang sudah mature di wilayah Kalimantan,” jelasnya.
Produksi perdana Sumur SS-505 mulai mengalir secara bertahap setelah tahap clean-up yang berlangsung pada 21-22 Februari 2026, dengan produksi mencapai 12 mmscfd.
Baca Juga: 5 Jajanan Tradisional Jawa Tengah yang Mulai Punah dan Langka di Pasaran
Proses clean-up menggunakan sand filter untuk memastikan keandalan fasilitas produksi tetap terjaga.
Setelah proses clean-up selesai, prosedur ramp down dilakukan secara bertahap pada 23 Februari 2026 guna mememastikan respons reservoir, mengevaluasi performa sumur setelah ramp up.
Tahapan selanjutnya dilakukan rig down sand filter unit dan pengembalian sistem alir (flowline re-instatement) ke konfigurasi operasi standar.
Baca Juga: Lonjakan 15 Persen Diprediksi, ASDP Matangkan Layanan Mudik Lebaran 2026 di Kepulauan Riau
Setelah seluruh tahapan dinyatakan aman dan siap operasi, Sumur SS-505 kembali dibuka sesuai prosedur dengan target produksi yang lebih terkontrol, yakni pada kisaran produksi 10 - 11 mmscfd.
Setelah keberhasilan pengoperasian Sumur SS-505, dilanjutkan tahapan produksi perdana untuk Sumur SS-504 yang dimulai tahap clean-up sumur pada 23-24 Februari 2026.
Seperti halnya sumur sebelumnya, pembukaan dilakukan secara bertahap melalui sand filter unit guna memastikan kebersihan aliran dan menjaga integritas fasilitas produksi.
Baca Juga: Ramadhan 1447 Hijriah, BRI Insurance Memberikan Bantuan Pendidikan
Memasuki tahap akhir proses clean-up pada 24 Februari 2026, Sumur SS-504 resmi mencapai target produksi sesuai prosedur dengan laju gas 11,4 mmscfd pada bukaan choke 46/64”.***