Operasi ini juga mendukung pengurangan emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun, sejalan dengan target Indonesia mencapai Net Zero Emission pada 2060. Saat ini, PGE juga tengah mengoptimalkan pemanfaatan uap dari sumur bertekanan rendah di Kamojang dengan kapasitas 5 MW, yang direncanakan mulai beroperasi pada 2028.
Baca Juga: Kinerja Keuangan Menguat, Pendapatan Elnusa Capai Rp14,5 Triliun Sepanjang 2025
Tidak hanya Kamojang, PGE terus memperluas kapasitas panas bumi secara nasional melalui berbagai proyek strategis.
Dalam jangka panjang, PGE menargetkan kapasitas total 3 gigawatt (GW) dari 10 WKP yang dikelolanya.
Untuk mencapai target ini, perusahaan memprioritaskan sejumlah proyek quick win sebagai langkah awal. ***