Baca Juga: Mahasiswa Teknik Sipil Bisa Daftar, PT KIW Buka Lowongan Magang hingga 11 Maret 2026
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyatakan proyek ini ditargetkan rampung dan siap beroperasi optimal pada pertengahan 2026. Sinergi dengan Hutama Karya diproyeksikan mampu mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini, dengan kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton per tahun.
"Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik."
"Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia," ujar Indrieffouny Indra.
Baca Juga: Agar Mudik Lancar, Ini Cara Memilih Transportasi yang Tepat
SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan BUMN klaster infrastruktur dengan 51% saham dimiliki Pemerintah Indonesia dan tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Bertransformasi sejak 2013, SIG kini menjadi penyedia solusi bahan bangunan terkemuka di regional, menjangkau pasar Asia, Australia, dan Oceania.
Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG menaungi enam anak usaha semen: PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, dan Thang Long Cement Company, Vietnam.
SIG berkomitmen menyediakan solusi bahan bangunan berkelanjutan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi emisi gas rumah kaca. ***