Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mendorong kemandirian pangan nasional.
Baca Juga: Ide Hampers Lebaran untuk Sahabat dan Keluarga yang Berkesan dan Bermanfaat
Program ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengembangan komoditas pangan strategis. Jagung menjadi salah satu komoditas utama karena perannya yang besar dalam rantai pasok pangan serta kebutuhan pakan ternak di dalam negeri.
Acara penanaman jagung nasional ini dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Program penanaman dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Januari hingga Maret 2026.
Luas lahan yang disiapkan dalam program tersebut mencapai 196.175 hektare.
Baca Juga: PT Dirgantara Indonesia Kembangkan Sorgum sebagai Pangan Alternatif di Jawa Barat
“Penanaman jagung kuartal I tahun 2026 secara nasional dilaksanakan pada periode Januari sampai Maret di lahan seluas 196.175 hektare. Kami optimistis langkah ini akan memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan pangan nasional,” ujar Listyo Sigit Prabowo.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa perusahaan siap bekerja sama dengan berbagai pihak.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan sekaligus stabilitas pangan nasional. Dukungan terhadap peningkatan produksi komoditas pangan strategis, termasuk jagung, menjadi bagian dari langkah tersebut.
Baca Juga: Ramadhan Festive KAI Hadir! Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Diskon 30 Persen, Catat Cara Dapatkannya
“Perum BULOG mendukung penuh berbagai inisiatif pemerintah dan lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional."
"Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BULOG untuk terus bersinergi dengan seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga aparat dan para petani jagung,” ujar Rizal.
Selain dihadiri jajaran Perum BULOG, kegiatan penanaman jagung ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga: Meski Ada Ketegangan di Timur Tengah, Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk untuk Petani Aman
Hadir dalam agenda tersebut Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta perwakilan dari Badan Pangan Nasional dan Pupuk Indonesia.