Kehadiran PTPN IV PalmCo bersama IKBI di sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan harapan bagi anak-anak istimewa.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “PTPN IV PalmCo Bersama IKBI Wujudkan Cita-Cita Anak Istimewa Harapan Bangsa”, perusahaan di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) itu menyalurkan berbagai bantuan.
Baca Juga: Tukar Telkomsel Poin Bisa Dapat Umroh, Innova Zenix hingga iPhone 17 di Undi-Undi Hepi 2026
Bantuan tersebut meliputi komputer dan printer untuk mendukung proses belajar mengajar, serta peralatan keterampilan menjahit seperti mesin jahit portable, mesin obras, papan setrika, dan manekin latihan.
“Setiap anak memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Jatmiko.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan inklusif merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Presale Lebaran Waterboom Jogja Dibuka, Main Air Hemat Sekaligus Gratis Museum Air
Selain perangkat komputer dan peralatan menjahit, PalmCo juga memberikan perlengkapan olahraga berupa set bola voli dan papan catur.
Tak hanya itu, bantuan peralatan keterampilan pertukangan kayu juga disalurkan, seperti bor listrik, serut kayu, mesin amplas, serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.
Bagi para siswa di sekolah tersebut, berbagai peralatan itu bukan sekadar sarana belajar.
Baca Juga: Pertagas Bukukan Kinerja Solid 2025, Fokus Perluas Infrastruktur Energi Berkelanjutan
Lebih dari itu, alat-alat tersebut menjadi pintu menuju kemandirian serta cara bagi mereka untuk menemukan potensi yang mungkin selama ini tersembunyi.
Ketua IKBI PalmCo, Lina Jatmiko, mengaku kunjungan tersebut menjadi pengalaman emosional yang sangat berkesan.
“Sering kali kita datang dengan niat untuk memberi. Namun hari ini justru kami yang merasa menerima begitu banyak pelajaran dari anak-anak di sini, tentang keberanian, ketulusan, dan semangat untuk terus belajar,” ujarnya.