Produksi minyak meningkat dari 385 barel per hari pada 2019 menjadi 3.874 barel per hari.
Baca Juga: Peluang Karier di Industri Aviasi, PT GDPS Buka Lowongan Kerja Staf Distribusi Area Jakarta Utara
Produksi gas dari program yang sama turut melonjak tajam, dari 0,34 MMSCFD menjadi 12,21 MMSCFD, atau meningkat sekitar 40 kali lipat.
Peningkatan tersebut sejalan dengan realisasi pengeboran yang meningkat dari 9 rencana kerja pada 2019 menjadi 69 rencana kerja pada 2025.
Kinerja tersebut mengantarkan PEP dan PHE Zona 4 meraih penghargaan “Best Production Performance Award – Infill and Step-Out Drilling 2025” dari SKK Migas.
Baca Juga: 5 Biji Kopi Indonesia yang Diminati Pasar Internasional, Kunci Keunggulannya di Rasanya yang Khas
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional.
Selain itu, PEP Zona 4 juga mencatat pelaksanaan program kerja yang agresif sepanjang 2025, dengan realisasi pengeboran 69 sumur, 51 kegiatan workover (WO), serta 1.049 pekerjaan well intervention/well service (WI/WS).
Seluruh kegiatan tersebut dijalankan dengan pengelolaan risiko yang ketat.
Dari sisi keselamatan kerja, PEP Zona 4 berhasil mencatat lebih dari 1.050 hari Zero LTI (Lost Time Injury) hingga akhir Januari 2026, serta akumulasi 84.886.219 safe manhours per 31 Desember 2025.
Pencapaian ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasi di seluruh wilayah kerja perusahaan.
"Pencapaian ini adalah buah kerja keras seluruh insan PHR Zona 4. Kami akan terus memperkuat kolaborasi agar kinerja positif bisa dijaga secara berkelanjutan," ucap Djudjuwanto.***