“Pengenalan prosedur TAVI di Bali International Hospital menjadi tonggak penting dalam memperluas pilihan pengobatan bagi pasien dengan penyakit katup jantung di Indonesia.
"Ketersediaan layanan ini menunjukkan bahwa prosedur jantung kompleks kini dapat dilakukan di Bali dengan standar internasional.”
“Di BIH, kami terus memastikan kesiapan infrastruktur, ketersediaan perangkat medis, serta dukungan obat-obatan berstandar internasional agar setiap prosedur dapat dilakukan secara aman dan optimal.
"Melalui kolaborasi dengan SCVC, kami berharap dapat menghadirkan layanan kardiovaskular yang lebih komprehensif sekaligus memperkuat pengembangan perawatan jantung intervensi di Indonesia,” ujar Dr. Noel Yeo.
Ia juga menambahkan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan upaya BIH dalam mendukung pengembangan Bali sebagai destinasi layanan kesehatan berstandar internasional.
TAVI: Alternatif Modern Operasi Jantung Terbuka
Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia.
Salah satu kondisi serius yang kerap dialami pasien lanjut usia adalah stenosis aorta berat, yaitu penyempitan katup aorta yang dapat memicu sesak napas, nyeri dada, pingsan, hingga gagal jantung.
Seiring meningkatnya angka harapan hidup, prevalensi penyakit katup jantung degeneratif juga terus meningkat.
Baca Juga: Harga Tiket Terbaru Taman Sari Jogja 2026, Liburan Sejarah yang Tetap Ramah di Kantong
Namun tidak semua pasien cocok menjalani operasi jantung terbuka.
Prosedur TAVI hadir sebagai solusi minimal invasif untuk mengganti katup aorta tanpa harus melakukan operasi jantung terbuka.
Katup baru dimasukkan melalui kateter yang biasanya dimasukkan melalui arteri femoralis di paha.