Metode ini memiliki risiko yang lebih rendah serta memungkinkan proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.
Rata-rata pasien bahkan dapat kembali ke rumah dalam waktu 48–72 jam setelah prosedur dilakukan, sehingga menjadi alternatif penting bagi pasien lanjut usia atau mereka yang memiliki risiko operasi tinggi.
Di Indonesia, meskipun prosedur TAVI sudah tersedia, pelaksanaannya masih terbatas pada sejumlah kecil rumah sakit.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Raih Penghargaan pada Ajang 15th Anugerah BUMN 2026
Kehadiran layanan ini di Bali International Hospital diharapkan dapat memperluas akses pasien sekaligus meningkatkan standar layanan perawatan jantung nasional.
Menurut Dr. I Made Junior, kehadiran layanan ini membuka peluang baru bagi pasien yang sebelumnya memiliki pilihan pengobatan yang terbatas.
“Banyak pasien dengan stenosis aorta berat datang pada tahap lanjut dan menghadapi risiko tinggi jika menjalani operasi jantung terbuka.
Baca Juga: Tips Aman Mengemudi Kendaraan di Malam Hari Saat Mudik Lebaran
"Dengan TAVI, kami dapat memberikan alternatif pengobatan yang lebih aman dan efektif dengan proses pemulihan yang lebih cepat.
"Kolaborasi antara spesialis internasional dan lokal merupakan langkah penting dalam meningkatkan standar layanan jantung intervensi di Indonesia.”
Dorong Kolaborasi dan Transfer Pengetahuan
Ke depan, SCVC berencana memperkuat kolaborasi dengan para ahli jantung lokal melalui berbagai program transfer pengetahuan berkelanjutan, diskusi kasus multidisiplin, serta penerapan standar klinis terpadu.
Dengan dukungan jaringan regional HKAMG, SCVC berkomitmen membangun layanan kardiovaskular berstandar internasional di Indonesia agar semakin banyak pasien dapat mengakses prosedur jantung kompleks tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri.
HKAMG sendiri dikenal sebagai penyedia layanan rumah sakit terkemuka yang berfokus pada bedah jantung dan kardiologi dengan fasilitas medis canggih di berbagai wilayah Asia.
Sebagai bagian dari jaringan tersebut, SCVC berperan sebagai pusat kardiovaskular yang menitikberatkan pada intervensi jantung minimal invasif, intervensi struktural jantung, serta penanganan kasus jantung kompleks melalui pendekatan teknologi dan kolaborasi global.