Kabar BUMN – Bulan Ramadan 2026 menjadi momen penuh makna bagi Pertamina.
Mengusung tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan,” Pertamina Group menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan dengan menyalurkan santunan kepada lebih dari 29 ribu anak yatim serta bantuan sosial berupa sembako kepada hampir 106 ribu masyarakat prasejahtera di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosial, melainkan momentum untuk menyebarkan energi kebaikan, mempererat silaturahmi, serta berbagi kebahagiaan bersama masyarakat Indonesia.
Baca Juga: 3 Tempat Makan Legendaris di Jaksel yang Cocok untuk Buka Puasa
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Pertamina menebar manfaat untuk masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia.
"Sebesar apapun sebuah perusahaan, tanpa memberikan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat, kehadirannya menjadi tidak berarti.
"Karena itulah, Pertamina terus berupaya hadir, bukan hanya mengalirkan energi, tetapi juga mengalirkan keberkahan,” ujar Simon saat acara buka puasa bersama anak yatim di Grha Pertamina, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Magang Graphic Design Intern di BUMN PFN, Peluang Mahasiswa DKV Kembangkan Portofolio Kreatif
Simon menambahkan, semangat berbagi yang terus dilakukan Pertamina diharapkan dapat berkelanjutan.
Ia meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan terus berkembang dan memberikan dampak positif.
“Inilah yang kami yakini, kebaikan yang disebarkan hari ini akan menjadi energi positif yang terus mengalir dan memberikan berkah.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Pastikan Pelabuhan Merak Siap Layani Lonjakan Pemudik
"Kami berharap semangat kebaikan ini terus tumbuh di lingkungan Pertamina Group, bahwa menjadi bagian dari Pertamina bukan hanya tentang bekerja, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi sesama,” harap Simon.
Program Santunan Anak Yatim dan Bantuan Sosial ini dilaksanakan oleh berbagai entitas Pertamina Group di seluruh Indonesia.