Sementara itu, realisasi lifting migas mencapai 171,0 Mboepd atau 102,9 persen dari target.
Baca Juga: Menuju Ekosistem Lebih Kuat, Konsolidasi BUMN Logistik Ditargetkan Tuntas Semester I 2026
Sepanjang tahun tersebut, Regional Indonesia Timur juga berhasil melakukan pemboran 6 sumur eksplorasi, 12 sumur pengembangan, serta 17 kegiatan workover sumur.
Capaian tersebut turut mendapat penguatan dari Komisaris Pertamina EP Cepu, Tri Winarno, yang hadir dalam Town Hall Meeting tersebut.
“Kinerja 2025 cukup baik, performance produksi dan lifting tercapai. Untuk tahun 2026, kita perlu memperhatikan kondisi geopolitik global yang tentu akan berpengaruh pada industri migas, sehingga kita dapat tetapkan strategi yang tepat”, ujar Tri.
Selain capaian operasional, sepanjang 2025 perusahaan juga meraih berbagai penghargaan dari pihak eksternal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Ruby, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan kontribusi maksimal seluruh perwira di Regional 4 Indonesia Timur.
Dengan berbagai upaya tersebut, Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina optimistis dapat terus meningkatkan kinerja serta berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional.***