Para pemudik diberangkatkan menuju lebih dari 200 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung perjalanan, disiapkan 1.541 bus bagi 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk 28.720 penumpang, serta 46 kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 orang.
Program ini juga menghadirkan bus khusus bagi pemudik penyandang disabilitas sebagai wujud komitmen BUMN dalam menyediakan layanan mudik yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Selain itu, bus listrik turut dihadirkan juga untuk mendukung penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menjadi bagian dari inovasi transportasi berkelanjutan dalam program Mudik Gratis BUMN 2026.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata komitmen BUMN untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum penting seperti Idulfitri.
Baca Juga: Dony Oskaria: Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final, Siap Masuk Fase Konsolidasi
Melalui program ini, negara melalui BUMN turut membantu masyarakat dalam mewujudkan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman.
“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud gotong royong dan kepedulian BUMN kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran,” ujar Dony.
Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan dan antusiasme masyarakat terhadap program ini.
Menurutnya, selain membantu masyarakat agar dapat mudik tanpa terbebani biaya transportasi, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik Lebaran.
Dony juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penyelenggaraan program ini, termasuk Danantara, DPR RI, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, unsur TNI-POLRI, serta pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan program berjalan lancar, aman, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: 7 Hidangan Lebaran yang Selalu Hadir di Meja Makan