Kabar BUMN – PT PLN (Persero) mengoperasikan total 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendukung perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik.
Kesiapan ini ditinjau langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, saat melakukan pengecekan di sejumlah titik, termasuk SPKLU Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, pada Senin (16/3).
Langkah pengecekan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas pengisian kendaraan listrik di jalur utama dapat berfungsi secara optimal, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Baca Juga: Tetap Siaga di Hari Raya, Perwira PDC Pastikan Operasi Energi Nasional Berjalan Lancar
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini."
"Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Darmawan.
Meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia turut berdampak pada prediksi jumlah pemudik yang menggunakan EV tahun ini. PLN memperkirakan jumlahnya akan melampaui 23 ribu kendaraan, atau naik sekitar 60 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga: 20 Ucapan Lebaran yang Cocok Dikirim ke Rekan Kerja
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN bersama mitra terus mempercepat pembangunan dan pengembangan SPKLU di berbagai daerah.
Saat ini, tercatat 4.769 unit SPKLU telah tersedia di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia, mengalami kenaikan sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.
“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” tambah Darmawan.
Baca Juga: Elnusa Perkuat Employee Wellbeing, Raih Predikat “Very Good”
Khusus untuk jalur mudik utama di wilayah Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyediakan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 titik. Infrastruktur ini dirancang untuk menjangkau rute-rute strategis yang dilalui masyarakat saat mudik.