Kabar BUMN – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan infrastruktur kelistrikan menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini mencakup pengecekan fasilitas pengisian kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot, turun langsung meninjau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area KM 379A, Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3).
Baca Juga: Seluruh Terminal IPC TPK Siaga 24/7, Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Jelang Lebaran
Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan bahwa kondisi pasokan listrik nasional berada dalam status aman dengan cadangan daya yang cukup besar untuk menghadapi lonjakan konsumsi.
"Dalam rangka siaga kelistrikan Idulfitri 2026, dari sisi ketersediaan daya mampu nasional (sekitar) 52 gigawatt, dan beban puncak sekitar 35 GW, sementara cadangan itu kita masih memiliki sekitar 17 gigawatt atau kondisinya aman," ujar Yuliot.
Ia menambahkan, selain menjaga keandalan listrik, PLN juga terus meningkatkan dukungan bagi pengguna kendaraan listrik dengan memperluas jaringan SPKLU serta menghadirkan teknologi pengisian daya yang lebih cepat.
Baca Juga: Sajian Idul Fitri Khas Negara-negara Timur Tengah
Di sisi lain, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan keandalan pasokan listrik di seluruh Indonesia selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Persiapan telah kami lakukan sejak jauh-jauh hari, baik dari sisi pembangkit, transmisi, hingga distribusi.
"Atas arahan Pemerintah melalui Kementerian ESDM, PLN siap menjaga pasokan listrik termasuk infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tetap andal dan prima bagi masyarakat,” tutur Darmawan.
Baca Juga: Peduli Sekitar, PT TIMAH Ringankan Beban Biaya Pengobatan Warga Rias Village
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa penggunaan kendaraan listrik untuk mudik tahun ini diperkirakan meningkat signifikan, mencapai lebih dari 23 ribu unit atau naik sekitar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Seiring dengan meningkatnya adopsi EV di Indonesia, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pengisian dayanya.