Kabar BUMN – Saat sebagian besar masyarakat merayakan Idul Fitri bersama keluarga, suasana berbeda justru dirasakan para kru operasi PT Elnusa Tbk di jalur seismik Morowali Utara dan Banggai, Sulawesi Tengah.
Di tengah hutan tropis yang sunyi dan medan perbukitan yang jauh dari keramaian, mereka tetap menjalankan tugas demi menjaga keberlanjutan energi nasional.
Tidak ada perjalanan mudik atau silaturahmi dari rumah ke rumah.
Baca Juga: Waspada Lonjakan Gula Darah Usai Lebaran, Simak 6 Tips Cerdas untuk Menghindarinya
Bagi para pekerja di lokasi tersebut, layar ponsel menjadi satu-satunya penghubung untuk menyampaikan ucapan Lebaran kepada keluarga di kampung halaman.
Rasa rindu terhadap suasana berbuka puasa bersama, salat tarawih di lingkungan rumah, hingga malam takbiran yang biasanya penuh kebersamaan pun tak terelakkan.
Perayaan Lebaran di lokasi operasi berlangsung sederhana.
Lantunan takbir diputar melalui speaker kecil, pakaian kerja masih berdebu, dan silaturahmi dilakukan melalui video call.
Namun bagi salah satu kru, Nugroho, kesederhanaan tersebut justru memperkuat makna pengabdian.
“Lebaran di sini memang sederhana. Tidak ada takbir keliling atau kumpul keluarga seperti di rumah. Tapi kami saling menguatkan sebagai tim.
Baca Juga: Jaga Pasokan Energi Nasional, Pertamina EP Zona 4 Tetap Beroperasi Penuh Saat Lebaran
"Saat melihat wajah keluarga lewat video call, rindu itu pasti ada, tetapi kami juga merasa bangga karena bisa menjalankan tugas menjaga energi negeri,” ujar Nugroho.
Di balik suasana tersebut, aktivitas di jalur seismik tetap berjalan normal.