Komitmen terhadap aspek sosial dalam ESG juga tercermin dari optimalisasi fungsi pendukung operasional.
Baca Juga: PLN EPI Gandeng Mitra Kembangkan Sorgum Jadi Energi Biomassa, Bidik Masa Depan Listrik Berkelanjutan
Pada sektor Supply Chain Management, Elnusa berhasil mempercepat lead time proses PR–PO sebesar 25% serta mencatat efisiensi biaya hingga 6,5%, melampaui target yang ditetapkan.
Hal ini turut mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Selain itu, perusahaan juga memperkuat ekosistem mitra kerja melalui peningkatan partisipasi Approved Vendor List (AVL) sebesar 67% serta tingkat kelulusan Contractor Safety Management System (CSMS) yang mencapai 87%.
Baca Juga: Promo Silaturahmi KAI: Diskon 20% Tiket Kereta Eksekutif hingga 1 April 2026
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (SDG 3).
Di bidang General Affairs & Property Management, Elnusa berhasil menurunkan service fee dari 2,3% pada 2024 menjadi 1,7% di 2025.
Dukungan operasional juga diperkuat melalui berbagai fasilitas, termasuk 1.173 transaksi SPKLU sebagai bagian dari kontribusi terhadap energi bersih dan terjangkau (SDG 7).
Baca Juga: Setiap Waktu Harus Meeting Virtual, Pahami Cara Mengurangi Efek Zoom Fatigue
Sejalan dengan transformasi digital dan prinsip tata kelola yang baik, Elnusa mencatat tingkat keamanan data mencapai 100%, capaian pengembangan aplikasi sebesar 92%, serta keberhasilan menyelesaikan program migrasi server secara penuh.
Perusahaan juga mulai membangun fondasi pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Seluruh program pengembangan SDM dan penguatan fungsi pendukung operasional yang kami jalankan merupakan bagian dari kontribusi Elnusa dalam mendukung penerapan ESG dan pencapaian SDGs.
"Dengan fondasi SDM yang kuat, Elnusa optimistis dapat terus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Hera.***