rilis-bumn

Sinyal Positif dari GMFI, Garuda Indonesia Kian Dekat ke Fase Pemulihan Grup

Kamis, 2 April 2026 | 18:00 WIB
Transformasi mulai membuahkan hasil. GMFI jadi salah satu kunci pemulihan grup. (Dok. Garuda Indonesia)

Hal ini menjadi fondasi penting dalam mendukung program reaktivasi armada yang dijalankan sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat kesiapan operasional Garuda Indonesia Group secara berkelanjutan.

Baca Juga: Candi Prambanan April 2026: Harga Tiket, Jam Buka, dan Tips Liburan

Kinerja GMFI tersebut semakin menegaskan bahwa transformasi yang dijalankan Garuda Indonesia Group tidak bersifat kosmetik, melainkan menyasar perbaikan fundamental yang terukur—mulai dari kesiapan armada, peningkatan utilisasi, hingga penguatan kualitas layanan secara menyeluruh.

GMFI Keluar dari Pemantauan Khusus, Perkuat Kepercayaan Pasar

Penguatan fundamental ini turut tercermin dari saham GMFI yang secara resmi keluar dari daftar Efek Pemantauan Khusus efektif per 31 Maret 2026, menyusul saham GIAA yang lebih dahulu keluar pada 26 Maret 2026.

Baca Juga: PT TIMAH Perkuat Edukasi Anti Narkoba untuk Anak melalui Program Ananda Bersinar

Pencapaian ini menjadi momentum penting dalam mendorong pemulihan kepercayaan pasar terhadap Garuda Indonesia Group, sekaligus mempertegas bahwa perbaikan kinerja yang dijalankan telah menunjukkan hasil yang nyata dan berkelanjutan.

Andi menambahkan bahwa capaian tersebut bukan sekadar administratif, melainkan refleksi dari pemulihan yang substansial.

“Ini merupakan sinyal kembalinya momentum pertumbuhan GMFI serta meningkatnya kepercayaan pasar melalui kinerja yang lebih sehat dan disiplin eksekusi,” ujarnya.

Baca Juga: Rekomendasi Pemandian Air Panas di Bandung, Menghalau Udara Dingin dan Meredakan Stres

Memasuki tahun 2026, GMFI akan melanjutkan berbagai inisiatif strategis, termasuk optimalisasi proyek reaktivasi armada, perluasan pasar internasional, serta peningkatan kontribusi pada proyek-proyek sektor pertahanan melalui kerja sama dengan Kementerian Pertahanan, guna memperkuat keberlanjutan ekosistem aviasi nasional.

Citilink Pecahkan Rekor Jumlah Penumpang Harian di Peak Season Idulfitri 1447 H

Selaras dengan penguatan fundamental yang terus diakselerasikan, Garuda Indonesia Group juga mencatatkan kinerja operasional yang solid pada periode peak season Idulfitri 1447 Hijriah.

Baca Juga: Bank Mandiri Permudah Nasabah dengan Livin’ Call Bebas Pulsa di Aplikasi Livin’ by Mandiri

Citilink berhasil mencatatkan jumlah penumpang harian tertinggi sepanjang sejarah operasionalnya, yakni pada 29 Maret 2026 dengan sebanyak 48 ribu penumpang dalam satu hari.

Secara keseluruhan, lebih dari 600 ribu penumpang berhasil diangkut Citilink selama periode 14–29 Maret 2026, berkontribusi terhadap total 1,1 juta penumpang Garuda Indonesia Group pada momen Lebaran tersebut.

Pemecahan rekor ini menjadi refleksi atas pemulihan volume kapasitas produksi yang semakin menunjukan tren positif.

Halaman:

Tags

Terkini