rilis-bumn

Komitmen Pengurangan Emisi Diperkuat, Pertamina Dorong Masyarakat Gunakan Energi Secara Bijak

Rabu, 8 April 2026 | 15:00 WIB
Pertamina melampaui target penurunan emisi 2026 dan mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak untuk mendukung Net Zero Emission 2060. (Dok. Pertamina)

Sementara itu, subholding lain seperti Pertamina New & Renewable Energy dan Integrated Marine Logistics juga memperkuat implementasi dekarbonisasi. Upaya tersebut dilakukan melalui efisiensi energi, elektrifikasi operasional, serta pengembangan energi baru terbarukan.

Baca Juga: Daftar Perpustakaan di Surabaya, Koleksi Utamanya Cukup Spesifik

Selain program pengurangan emisi, Pertamina juga terus menyempurnakan target Net Zero Emission (NZE). Langkah ini mencakup penguatan kebijakan internal seperti penerapan internal carbon pricing, pengembangan proyek rendah karbon, dan integrasi aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan.

Dengan capaian positif pada awal 2026, Pertamina optimistis mampu mencapai target dekarbonisasi tahunan. Perusahaan juga berupaya memperkuat perannya sebagai penyedia energi nasional yang andal, terjangkau, sekaligus semakin ramah lingkungan.

Pertamina menargetkan penurunan emisi sebesar 1.962.156 ton CO₂e pada tahun 2026. Berbagai program strategis dijalankan di seluruh subholding, termasuk efisiensi penggunaan Fuel Gas di sektor hulu melalui optimasi pengoperasian gas turbin dengan efisiensi mencapai 12 MMSCFD.

Baca Juga: Pertamina NRE Gandeng CRecTech, Jajaki Pengembangan Biometanol di Indonesia

Sedangkan di Subholding Downstream, berbagai langkah dilakukan seperti Upgrade APC Boiler-RU VI, optimasi Gas Engine, implementasi biofuel, serta optimalisasi penggunaan PLTS di area operasional dan perkantoran.

Pertamina juga mengembangkan program energi bersih berbasis masyarakat melalui Desa Energi Berdikari. Program ini mengoptimalkan potensi energi bersih di pedesaan sekaligus mendorong kemandirian energi dan menggerakkan ekonomi lokal.

Melalui berbagai terobosan tersebut, Pertamina mampu menjaga ESG Risk Rating pada kategori risiko medium berdasarkan analisis lembaga pemeringkat ESG Sustainalytics. Pencapaian ini menempatkan Pertamina di peringkat 1 dari 54 perusahaan global dalam sub industri minyak dan gas terintegrasi.

Baca Juga: Bio Farma Kembali Bersinar di PROPER, Tambah Penghargaan Green Leadership

Pertamina turut mengajak masyarakat Indonesia untuk menerapkan gaya hidup hemat energi. Langkah sederhana ini dinilai dapat memberikan dampak besar bagi keberlanjutan energi dan menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.

Sebagai perusahaan pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060. Perusahaan juga terus menjalankan program yang berkontribusi langsung terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi perusahaan yang berfokus pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan perlindungan lingkungan. Implementasi prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) dijalankan di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/. ***

Halaman:

Tags

Terkini