rilis-bumn

Kinerja Lingkungan Unggul, PLN Group Sabet 46 Penghargaan PROPER 2025

Jumat, 10 April 2026 | 19:00 WIB
Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Dok. PLN)

Penghargaan tersebut diberikan atas perannya dalam mendorong transformasi menuju sustainable utility. Selain itu, kepemimpinan tersebut dinilai mampu mempercepat transisi energi di Indonesia.

Baca Juga: Hemat Bayar Internet & TV Kabel! Cashback 10% dari BRImo, Ini Cara Klaimnya

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, yang menyerahkan penghargaan di Jakarta, Selasa (7/4), menyampaikan bahwa PROPER bukan sekadar penghargaan simbolik.

Program ini menjadi indikator nyata kinerja perusahaan dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan nilai bagi masyarakat. Penilaian ini juga menunjukkan peran dunia usaha dalam keberlanjutan.

"Mudah-mudahan predikat yang kami berikan ini mampu mendorong kinerja kita semua dalam berkiprah di tingkat nasional maupun dalam kontestasi dunia usaha di internasional," ucap Hanif.

Baca Juga: Distribusi LPG ke Daerah Sulit Dijangkau, Pertamina Patra Niaga Kerahkan Kapal MT Gas Attaka

Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi. Menurutnya, predikat Emas tidak seharusnya menjadi pencapaian sementara, melainkan standar dalam operasional perusahaan di masa depan. Hal ini penting agar dampak lingkungan positif tetap berkelanjutan.

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani, menambahkan bahwa peserta PROPER 2025 mencapai 5.476 perusahaan.

Jumlah tersebut meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin banyak perusahaan yang ikut berpartisipasi.

Baca Juga: Tidak Cukup Sehari, Wisata ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih Harus Lebih dari Itu Agar Puas

“PROPER merupakan program penilaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan dan juga untuk mendorong perusahaan-perusahaan menjadi lebih dari patuh ataupun beyond complience,” jabar Rasio.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas arah transformasi perusahaan. Ia menilai langkah PLN semakin progresif dalam mengedepankan aspek lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan strategi transisi energi.

“Penghargaan ini menjadi pelecut bagi PLN untuk terus memperkuat praktik bisnis berkelanjutan dan mempercepat transisi energi dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat,” ujar Darmawan.

Baca Juga: Lowongan Magang Semarang: PT KIW Cari Intern Corporate Communication, Deadline Segera

Dalam lima tahun terakhir, PLN mencatat peningkatan signifikan dalam kinerja dekarbonisasi. Realisasi reduksi emisi gas rumah kaca meningkat hampir empat kali lipat. Angkanya naik dari 12,9 juta ton CO₂ pada 2021 menjadi 51,1 juta ton CO₂ pada 2025.

Halaman:

Tags

Terkini